Jokowi Dorong Australia Tambah Kuota Working Holiday Visa jadi 5 Ribu per Tahun

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong pemerintah Australia untuk menambah kuota peserta Working Holiday Visa dari Indonesia menjadi 5.000 orang dari 1.000 orang per tahunnya. Working Holiday Visa (WHV) adalah program tahunan yang dibuka oleh pemerintah Australia untuk masyarakat dunia bisa bekerja sekaligus berlibur di Australia.

Untuk Indonesia, pemerintah Australia menjalin kerja sama WHV dengan bersinggungan dengan Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM sebagai otoritas terkait.

"Saya mengharap implementasi IA-CEPA terkait kesempatan WNI untuk bekerja di Australia dapat ditingkatkan termasuk penambahan kuota working holiday visa (WHV) menjadi 5000 peserta per tahun," kata Jokowi usai pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia yang baru terpilih, Anthony Albanese di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (6/6).

Diketahui, Perjanjian Dagang Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) telah ditandatangani oleh Menteri Perdagangan Australia Simon Birmingham dengan Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita, pada Senin 4 Maret 2019.

Salah satu hasil perjanjian perdagangan bebas IA-CEPA adalah penambahan kuota visa bekerja sambil berlibur di Australia (Working Holiday Visa disingkat WHV), bagi pemuda Indonesia yang memenuhi syarat. Hal itu telah dikonfirmasi oleh pemerintah Australia.

Jumlah kuota nantinya akan mencapai 4.100 orang dari sebelumnya yang hanya 1.000 orang di tahun pertama, sebagaimana dikutip dari ABC Indonesia pada Selasa 5 Februari 2019.

Reporter: M Radityo [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel