Jokowi harap semangat Usmar Ismail pacu sineas Indonesia berkarya

·Bacaan 2 menit

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo berharap dengan dinobatkannya Usmar Ismail sebagai pahlawan nasional bisa memacu semangat sineas Indonesia untuk terus berkarya.

"Pada 66 tahun yang lalu, Usmar Ismail dan Djamaluddin Malik, mempelopori Festival Film Indonesia, sebagai apresiasi tertinggi perfilman di Indonesia. Tahun ini, sebagai wujud penghargaan tertinggi untuk para pejuang kebudayaan, atas nama bangsa dan negara, saya menganugerahkan pahlawan nasional kepada Usmar Ismail," kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di FFI 2021 di Jakarta, Rabu.

"(Semangat) Ini harus kita jaga dengan menciptakan karya-karya yang berkualitas, mengunggulkan kekayaan budaya yang tak tertandingi," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Presiden Jokowi berikan gelar pahlawan nasional kepada empat tokoh

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga mengapresiasi empat film Indonesia yang berhasil menyabet penghargaan di sejumlah festival film internasional.

Keempat film itu adalah film pendek "Dear to Me" karya Monica Vanesa Tedja yang mendapat penghargaan pertamanya dalam ajang First Step Awards 2021 sebagai Best Short and Animated Film dan premier film dilakukan secara internasional di Festival Film Internasional Locarno dalam seksi Open Doors Screenings pada bulan Agustus 2021.

Selanjutnya "Yuni" karya Kamila Andini yang memenangi Platform Prize di Festival Film Internasional Toronto (TIFF) 2021. Lalu "Laut Memanggilku" karya Tumpal Tampubolon yang memenangkan Film Pendek Terbaik di Festival Film Internasional Busan (BIFF) 2021.

Ada pula film dokumenter "Invisible Hopes" karya Lamtiar Simorangkir yang mendapatkan dukungan pendanaan (funding) dari Kedutaan Besar Swiss dan Kedutaan Besar Norwegia.

"Ada sejumlah film Indonesia yang meraih banyak prestasi gemilang di dunia film internasional. Prestasi yang mengungguli negara-negara Asia Tenggara lainnya, dan memang arah sudut cerita yang diambil," kata Jokowi.

"Saya sangat mengapresiasi dan saya berharap para sineas, aktor, dan stakeholder perfilman Indonesia terus memupuk mimpi besar, menggali talenta hebat, dan kekayaan cerita kita," ujarnya menambahkan.

Baca juga: Reza Rahardian apresiasi Usmar Ismail jadi pahlawan nasional

Baca juga: FFI penting untuk produktivitas dan perkembangan film Indonesia

Baca juga: Daftar nominasi Piala Citra Festival Film Indonesia 2021

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel