Jokowi Ingin Hutan Mangrove di Indonesia Bisa Buat Edukasi dan Pariwisata

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Taman Hutan Mangrove Ngurai Rai di Provinsi Bali yang menjadi tempat percontohan rehabilitasi ekosistem di Indonesia.

Pasalnya, hutan mangrove tersebut memadukan fungsi edukasi, pariwisata, dan penguatan ekonomi masyarakat.

"Model rehabilitasi mangrove seperti inilah yang ingin kita replikasi, kita copy untuk program rehabilitasi mangrove di provinsi-provinsi yang lain," jelas Jokowi usai meninjau Taman Hutan Mangrove Ngurah Rai, sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (8/10/2021).

Menurut dia, pemerintah akan melakukan rehabilitasi mangrove di kawasan-kawasan pesisir. Hal ini untuk melestarikan kawasan hutan mangrove, serta mengantisipasi dan memitigasi perubahan iklim dunia.

"Melalui penanaman mangrove ini, kita harapkan bisa mengurangi energi gelombang, bisa melindungi pantai dari abrasi," kata Jokowi.

Selain itu, dia berharap rehabilitasi mangrove dapat menghambat intrusi air dan memperbaiki kualitas lingkungan baik di lingkungan pesisir maupun habitat di pantai. Sehingga, produksi ikan dan hasil laut dapat meningkat.

"Kita harapkan nanti ada peningkatan dr baik produksi ikan dan hasil laut lainnya, utamanya kepiting yang cocok untuk mangrove ini dan yang paling akhir adalah bisa meningkatkan pendapatan masyarakat," kata Jokowi.

Indonesia Kaya Hutan Mangrove

Sebelumnya, Jokowi menyebut Indonesia mempunyai 3,36 juta hektare hutan mangrove. Menurut dia, angka ini sekitar 20 persen dari total hutan mangrove yang ada di dunia.

"Indonesia ini memiliki hutan mangrove yang terluas di dunia. 3,36 juta hektare, itu kurang lebih 20 persen dr total hutan mangrove yang ada di dunia," ucap Jokowi saat menanam mangrove bersama masyarakat di Pantai Setokok Batam Kepulauan Riau, Selasa (28/9/2021).

Untuk itu, kata dia, Indonesia wajib memelihara dan menjaga kelestarian hutan mangrove. Sebab, Jokowi menilai potensi hutan mangrove yang begitu luas menjadi kekuatan Indonesia.

"Tetapi yang paling penting adalah bagaimana memelihara, bagaimana merawat, bagaimana merehabilitasi yang rusak. Sehingga, betul-betul hutan mangrove kita ini semuanya terjaga," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel