Jokowi Ingin Kawasan Industri Batang Juga Diisi Perusahaan Teknologi

Syahrul Ansyari, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA - Presiden Jokowi memantau langsung kemajuan proyek Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, Jawa Tengah. Jokowi ingin kawasan industri seluas 4.300 hektare itu nanti diisi, salah satunya oleh investasi berbasis teknologi.

"Sekarang telah disiapkan dan hampir selesai ini 450 hektare yang akan dipakai untuk investasi-investasi terutama yang berkaitan dengan teknologi," kata Jokowi di lokasi, Rabu, 21 April 2021.

Jokowi menuturkan pada bulan Mei mendatang harus sudah dimulai peletakan batu pertama atau dikenal groundbreaking untuk satu industri. Ia meminta hal itu langsung di depan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Hadir juga jajaran direksi PTPN yang diketahui mengelola lahan besar tersebut.

"Karena nanti di bulan Mei akan ada groundbreaking peletakan batu pertama untuk industri kaca, mungkin akan menjadi industri kaca yang terbesar di di Asia Tenggara," ujar Jokowi.

Baca juga: Jokowi: Industri Kaca Terbesar Asia Tenggara Akan Dibangun di Batang

Jokowi juga menaruh harapan kawasan industri di Batang mampu menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya. Arus modal yang masuk juga harus dipastikan menggerakan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Karena ini memang sebuah kawasan yang sangat besar sekali yang memiliki daya saing yang sangat baik. Inilah yang akan kita jadikan sebagai contoh untuk nanti kawasan-kawasan industri yang lain, yang berada di provinsi-provinsi baik di Jawa maupun di luar Jawa," kata dia.