Jokowi: Jangan Mereka Untung Kita Jadi Penonton

Ezra Sihite, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Jokowi mengatakan keterbukaan Indonesia terhadap investasi bukan dilakukan dengan cuma-cuma. Jokowi meminta, jajarannya investasi langsung yang datang ke Tanah Air harus mendapat keuntungan bagi Indonesia. Mereka para pengusaha asing amat diperbolehkan pabriknya di Indonesia. Tapi dengan satu syarat, ekspor produk mereka harus keluar dari Indonesia.

"Silakan pasarnya ekspor dan dalam negeri sehingga kita maju bersama-sama. Jangan mereka dapat untung kita jadi penonton. Tidak boleh seperti itu lagi," kata Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat 5 Maret 2021.

Jokowi menyatakan, investasi yang datang dari luar juga menggandeng pihak swasta dalam negeri. Antara asing dan swasta dalam negeri bisa berkolaborasi. Misalkan, mulai dari transfer teknologi dan tentu hal itu juga meningkatkan kemampuan SDM para pekerja Indonesia.

"Untuk bisa mengikut dan naik kelas sehingga sehingga membuka lapangan pekerjaan seluas- luasnya untuk masyarakat," kata Jokowi.

Pada kesempatan itu Kepala Negara juga meminta pelibatan pengusaha-pengusaha kecil dan menengah di daerah. Satu pengusaha besar diandaikan mampu merangkul UMKM dalam setiap investasinya. Menurut Jokowi, saat ini persaingan bisnis global sangat ketat karena dengan cepat berubah karena mengalami era disrupsi yang ditandai kebiasan orang bergeser karena salah satu faktornya adalah teknologi

"Sekarang ini banyak praktik-praktik predatory pricing. Hati- hati dengan ini bisa membunuh yang kecil-kecil. Itu yang berkali-kali saya sampaikan kepada pak menteri, khususunya pak Menteri Pedagangan agar ini dipagari," tutur Jokowi.