Jokowi Janji Harga Telur Turun dalam Dua Pekan

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo angkat bicara soal kenaikan harga telur yang terus meningkat hingga di atas Rp30.000 per kilogram. Namun dia memastikan harga telur akan berangsur turun dalam 2 minggu.

"Nanti 2 minggu, insyaAllah akan turun," kata Jokowi saat berkunjung ke Pasar Cicaheum, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/8).

Kepala negara menjelaskan, kenaikan harga telur dipicu dari harga pakan yang naik. Sehingga terjadi fluktuasi yang trennya meningkat.

"(Kenaikan harga telur) ini karena harga pakan ayam yang naik," kata dia.

Tak hanya itu, kata Jokowi, permintaan telur juga mengalami peningkatan karena dibeli dalam jumlah besar untuk kebutuhan program bantuan sosial pemerintah. Sehingga persediaan yang terbatas namun pemintaan tinggi membuat harganya naik.

"Ada juga permintaan yang dibagikan ke masyarakat (untuk bansos). Jadi muternya juga di masyarakat," kata dia.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan membeberkan penyebab mahalnya harga telur ayam di pasaran saat ini. Salah satu penyebabnya yaitu tindakan afkir dini atau upaya mengurangi produksi indukan yang dilakukan peternak.

Selain itu, ada program bantuan sosial (bansos) yang memengaruhi stok di pedagang sehingga harga telur ayam ras terus naik.

Berdasarkan pantauan situs resmi Kementerian Perdagangan, tercatat per 24 Agustus 2022 harga telur ayam ras di tingkat eceran mencapai Rp31.000 per kilogram atau naik sekitar 2,9 persen dibandingkan seminggu sebelumnya dan naik sekitar 6,1 persen dibandingkan sebulan sebelumnya. [ray]