Jokowi Janji Vaksin COVID-19 Gratis, Gerindra: Harapan Baru 2021

Hardani Triyoga
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Jokowi menyampaikan, vaksinasi COVID-19 akan diberikan secara gratis ke masyarakat. Janji Jokowi ini direspons positif berbagai pihak termasuk elite politik.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengapresiasi keputusan Jokowi itu. Bagi dia, vaksin gratis adalah kabar yang menggembirakan untuk masyarakat.

"Ini kabar gembira, menjadi angin segar dan harapan baru menyongsong tahun baru 2021. Kita harus berterima kasih atas kebijakan ini," kata Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 18 Desember 2020.

Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tetap harus bisa memastikan keamanan vaksin dan akurasi dosis vaksin. Hal ini penting karena lebih dari 100 juta rakyat Indonesia yang akan menerima vaksin ini.

"Ini terkait dengan manusia dan nilai keuangan negara yang besar. Jadi harus aman, akurat dan tepat sasaran pelaksanaan program ini," lanjut wakil ketua MPR tersebut.

Muzani menambahkan, sejak Maret 2020, menjadi masa tersulit bagi Indonesia. Kondisi ekonomi jeblok imbas pandemi COVID-19.

Menurut dia, dengan ketersediaan vaksin maka jadi energi dan semangat baru menggerakkan sektor ekonomi. Jika ekonomi tumbuh, berimbas terhadap aktivitas masyarakat dan memengaruhi daya beli yang kuat.

"Kalau ekonomi bergerak, maka perkantoran akan bergerak. Sekolah, kampus, yang selama pandemi tak bisa ketemu guru, dosen, semoga semua ini mudah-mudahan segera dapat diakhiri," ujar Muzani.

Kemudian, ia mengatakan, dengan kebijakan vaksin gratis berarti sesuai dengan perjuangan Gerindra. Menurut dia, dengan kondisi ekonomi sulit sudah seharusnya negara mengambil beban terbesar membiayai vaksin bagi masyarakat.

Muzani pun mengingatkan masyarakat agar taat menjalani protokol kesehatan atau prokes di tengah pandemi. Ia menekankan demikian karena pandemi masih berlanjut. Maka itu, terapkan prinsip 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjauhi kerumunan.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan kembali bahwa vaksin COVID-19 akan diberikan secara gratis ke masyarakat. Namun, Kepala Negara menekankan vaksinasi ini akan dilakukan jika sudah ada izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Lalu, adanya fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Jokowi menambahkan, akses vaksin ini gratis untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa kecuali. Ia membantah syarat vaksin mesti menjadi anggota BPJS.

“Vaksinnya kan sudah datang, tapi untuk disuntikkan ke seluruh warga Indonesia masih menunggu tahapan BPOM. Kalau BPOM sudah kasih izin, bisa langsung disuntikkan kepada masyarakat dan tidak dipungut biaya atau gratis,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, 18 Desember 2020.

Baca Juga: Kok Cuma 182 Juta Orang yang Divaksin COVID-19? Ini Penjelasan Jokowi