Jokowi Janjikan Bantuan untuk Rumah Rusak Akibat Gempa di Malang

Fikri Halim, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVAPresiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau lokasi terdampak gempa di Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, Kamis kemarin.

Seperti telah diketahui sebelumnya, di lokasi tersebut telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6,1 Skala Richter yang dampaknya dapat dirasakan hampir di 32 kabupaten- kota di Provinsi Jawa Timur. Dilaporkan ribuan rumah warga rusak termasuk fasilitas umum.

"Sore hari ini saya berada di Desa Majangtengah, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur untuk meninjau gempa yang terjadi beberapa hari yang lalu,” kata Jokowi di lokasi seperti dilansir Jumat, 30 April 2021.

Ikut meninjau bersama Presiden, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Malang H.M. Sanusi.

Berdasarkan laporan yang diterima, Jokowi mengungkapkan bahwa gempa telah mengakibatkan secara rinci kerusakan terhadap 1.716 rumah warga, baik itu rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Pemerintah, kata Presiden, bakal memberikan bantuan sejumlah uang untuk pembiayaan ulang rumah warga. Sedangkan untuk fasilitas umum yang mengalami kerusakan akan segera dikerjakan oleh pemerintah pusat.

"Semuanya nanti akan dibantu dari pemerintah, yang berat akan dibantu Rp50 juta, yang sedang dibantu Rp25 juta, dan yang ringan dibantu Rp10 juta. Dan kita harapkan nanti bisa segera dilaksanakan rekonstruksi dan untuk fasilitas umum seperti yang ada di belakang saya ini musala juga akan dikerjakan oleh Kementerian PUPR,” kata Kepala Negara.

Jokowi juga berharap, pembangunan ulang rumah warga dan fasilitas umum segera dikerjakan. Agar keadaan cepat pulih dan aktivitas masyarakat kembali seperti biasa.

“Saya kira kita ingin agar kehidupan bisa normal kembali dan kita harapkan kita semuanya nanti ke sini, ke Kabupaten Malang, semuanya sudah segera dimulai dikerjakan dalam bulan-bulan Mei ini,” kata Jokowi.