Jokowi: Kalau Tak Dihentikan, Kasus Covid-19 Bisa Capai 160 Ribu di September

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku pernah diingatkan oleh timnya bahwa kasus Covid-19 bisa menembus 160.000 per hari pada September 2021 akibat varian delta. Dia pun disarankan agar segera melakukan upaya untuk menghentikan lonjakan kasus Covid-19.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jawa Timur, Kamis 19 Agustus 2021.

"Tim yang ada di kanan kiri saya, 'Pak ini kalau tidak bisa dihentikan Pak, Agustus itu akan 80.000 (kasus), September 160.000 (kasus). Kalau enggak bisa menghentikan, bisa di atas India kita," ujar Jokowi seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (20/8/2021).

Mendengar itu, dia pun langsung meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menekan laju penyebaran virus Corona. Jokowi tak ingin kasus Covid-19 di Indonesia di atas India yang pernah mencapai angka 300.000 per hari pada April lalu.

"Saat itu saya sampaikan ke Panglima dan Kapolri, tidak ada kerjaan lain, yang ada hentikan ini, jangan sampai melompat ke 80 (ribu), 160 000. Sekali lagi hati-hati mengenai ini," kata Jokowi.

Menurut dia, Covid-19 adalah sebuah virus yang tidak dapat diprediksi dengan kalkulasi apapun. Jokowi meminta semua pihak tetap waspada dengan mutasi virus Corona, meski saat ini kasus Covid-19 sudah mulai turun.

"Waspada mengenai yang namanya Covid-19 ini, jangan sampai ada varian baru datang karena bermutasi dan kita tidak waspada. Tahu-tahu meledak menjadi jumlah yang sangat banyak," tutur Jokowi.

PPKM Diperpanjang

Warga berolahraga di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (19/8/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan warga berolahraga di ruang terbuka selama perpanjangan PPKM Level 4 hingga 23 Agustus 2021. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Warga berolahraga di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (19/8/2021). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengizinkan warga berolahraga di ruang terbuka selama perpanjangan PPKM Level 4 hingga 23 Agustus 2021. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Seperti diketahui, pemerintah menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 hingga 23 Agustus 2021. Kebijakan ini untuk menekan laju penyebaran virus corona.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyampaikan bahwa penerapan Perpanjangan PPKM yang dilakukan sejak tanggal 7 Agustus hingga 16 Agustus 2021 di Jawa Bali telah menunjukkan hasil yang semakin baik. Tren kasus konfirmasi Covid-19 berada di angka 76 persen pada 15 Agustus 2021.

Kemudian, kasus aktif virus Corona menurun di angka 53 persen dari titik puncaknya. Jumlah angka kesembuhan juga meningkat dan jumlah kematian terus mengalami penurunan.

"Kami juga melihat tren penurunan terjadi pada positivity rate, perawatan pasien, kasus konfirmasi dan angka kematian pada hampir seluruh provinsi di Jawa Bali," kata Luhut dalam konferensi pers, Senin (16/8/2021).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel