Jokowi Kandidat Capres 2014: Atasi Banjir Saja Pusing

TEMPO.CO , Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo tak ambil pusing dengan hiruk-pikuk politik di tahun 2013.

Tahun 2013 diprediksi sebagai tahun politik untuk Indonesia. Karena, di 2014 akan berlangsung pemilihan presiden. Soal itu, Jokowi hanya menjawab singkat. "Ya yang berpolitiklah kita," ujar Jokowi sambil tertawa, Senin 31 Desember 2012.

Menanggapi dorongan supaya dirinya maju sebagai kandidat calon presiden pada Pemilu 2013, Jokowi malah 'nyengir'. "Dorong apa? Ngurus banjir sama macet saja pusing," kata Jokowi sambil tertawa.

Jokowi mengatakan, yang jelas di tahun 2013, ia punya rencana untuk mengambil keputusan atas berbagai proyek besar yang bakal digarap di Ibu Kota.

Proyek itu misalnya Mass Rapid Transit (MRT), monorel, dan jembatan multiguna (multipurpose deep tunnel). "Putusin semuanya. Januari," kata Jokowi.

Jokowi tak ingin menunda lagi proyek-proyek yang sebetulnya telah lama dicanangkan itu. Seperti MRT dan monorel misalnya, dia mengatakan, keduanya sudah 20-25 tahun dicanangkan namun belum juga diputuskan.

Begitu pula dengan deep tunnel yang pernah diusulkan pada 2007. "Saya itu datang untuk memutuskan. Wong semuanya sudah ada di Jakarta. Tinggal dijalankan," katanya.

Selain tiga proyek itu, proyek lainnya yang akan menyusul adalah pembuatan Waduk Ciawi. Pemerintah daerah nantinya akan bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk pembangunan waduk yang akan menampung air dari Bogor menuju Jakarta.

SUTJI DECILYA

Berita terpopuler lainnya:

Cicit Pendiri Las Vegas Jadi Gelandangan

Mourinho Pergi, Madrid Incar Conte

UGM: Jokowi Bisa Adopsi Chicago Mengatasi Banjir

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.