Jokowi ke Kepala Daerah: Datang Vaksin Habiskan, Minta Lagi

·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah segera menghabiskan vaksin yang tersedia di wilayahnya masing-masing. Presiden berjanji akan segera mengirim dengan cepat cairan antibodi terhadap virus itu, jika daerah sudah kekurangan stok.

"Untuk pak Bupati, nanti kalau datang vaksin langsung habiskan, minta lagi. Karena ini vaksin mulai minggu-minggu ini akan datang banyak sekali,” kata Jokowi saat peninjauan vaksinasi COVID-19 untuk pelajar di Madiun lewat telekonferensi video, Kamis 19 Agustus 2021.

Janji Jokowi itu setelah mendengar laporan dari sejumlah kepala daerah dan Kepala BIN Daerah yang pada acara menggelar vaksin kepada pelajar.

Di antara kepala daerah itu terdapat Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan. Kepala Negara pun meminta kepala daerah serta aparat yang mengggelar pelaksanaan vaksinasi tidak ragu. Segeran suntikkan kepada masyarakat tanpa takut kekurangan.

"Di semua provinsi segera habiskan, nanti kita kirim lagi," kata Jokowi.

"Kalau vaksinnya datang segera habiskan, minta lagi, habiskan lagi," sambung Presiden.

Sekadar diketahui, hari ini saja, Indonesia menerima vaksin lagi dengan merek Pfizer, produsen faramasi asal Amerika Serikat. Sebanyak 1,5 juta dosis sore nanti tiba di Bandara Soekarno- Hatta, dan ini merupakan yang perdana Pfizer mengirimkan vaksinnya ke Indonesia.

Kementerian Kesehatan dengan PT Pfizer Indonesia dan BioNTech SE menyepakati kerja sama untuk menyediakan 50 juta dosis vaksin Pfizer yang dinamakan BNT 162b2 sepanjang tahun 2021. Perjanjian ini merupakan bagian dari komitmen global Pfizer dan BioNTech untuk membantu mengatasi pandemi COVID-19.

Tidak hanya Pfizer, disebutkan bahwa sore nanti juga akan tiba sebanyak 450.000 dosisi vaksin dengan merek AstraZeneca yang berasal dari sumbangan pemerintah Belanda. Rencananya sumbangan ini totalnya 3 juta dosis dengan pengiriman bertahap.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel