Jokowi: Kita Beruntung, dari Awal Pandemi Sudah Amankan Akses Vaksin

Hardani Triyoga, Eduward Ambarita
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo menyampaikan semua negara di dunia ini belum ada yang terbebas dari virus Corona COVID-19. Menurut dia, tantangan berat yakni terjadinya krisis kesehatan dan ekonomi yang dialami dunia.

Jokowi bilang sudah hampir satu tahun belakangan, 110 juta orang di seluruh bumi terkena dampak. Bahkan, sudah tercatat 2,5 juta jiwa meninggal dunia.

"Kita semua tahu bahwa virus ini tidak mengenal batas antar negara. Dunia tidak bisa sepenuhnya bebas dari virus ini jika masih ada satu negara saja yang belum bebas darinya," kata Jokowi saat memberikan sambutan secara virtual dalam acara International Conference on Tackling the COVID-19 Pandemic, Selasa 23 Februari 2021.

Jokowi bilang, segala upaya sudah dilakukan untuk mengatasi pandemi. Program dan rencana penanggulangan sudah dirancang secara akurat dan hati-hati agar penularan virus bisa ditekan. Salah satunya program pemerintah untuk pengadaan vaksin berikut pelaksanaanya.

Kata Jokowi, Indonesia termasuk negara beruntung, dari sekian negara lainnya yang belum tentu mendapat vaksin dalam jumlah besar.

"Kita patut bersyukur saat ini vaksin sudah mulai tersedia. Vaksinasi sudah dimulai. Vaksin menimbulkan harapan baru bagi kita semuanya. Negara-negara di dunia berpacu untuk mengamankan vaksin bagi kebutuhan rakyatnya," tutur Jokowi.

"Namun, jangan pernah lupa bahwa kita harus terus mendorong agar kesetaraan akses terhadap vaksin bagi semua dapat terus kita dorong," lanjut eks Gubernur DKI itu.

Jokowi kembali melanjutkan, pengadaan vaksin sudah dilakukan sejak awal pandemi berlangsung. Jajaran pemerintah langsung bergerak mencari vaksin dan turut mengembangkannya di Tanah Air.

Ia menyebut, Indonesa pula satu- satunya di kawasan Asia Tenggara yang telah memulai vaksinasi pada awal tahun ini. Maka itu, menurutnya Indonesia termasuk salah satu negara yang beruntung karena sudah memulai program vaksinasi.

"Indonesia termasuk salah satu negara yang beruntung, kita ini beruntung, dari awal pandemi kita sudah bergerak untuk mengamankan akses dan komitmen pasokan vaksin untuk negara kita Indonesia," ujar Jokowi.