Jokowi Kunjungi Ukraina, Prabowo: Wong Solo Ini Luar Biasa, Padahal Kopassus Saya

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto kembali memuji kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Salah satunya saat Jokowi bertolak ke Ukraina dan Rusia untuk mendamaikan perang.

"Wong Solo ini luar biasa, padahal yang Kopassus saya," canda Prabowo saat hadir dalam acara PKB di Hall Tenis Indoor Senayan GBK, Jakarta, Minggu (30/10)

Prabowo melanjutkan, baru saja ditunjuk bertolak ke Amerika dan akan hadir ke China. Semua demi menjalankan perintah Jokowi untuk pengkondisian, agar tidak ada terjadi perang besar.

"Indonesia sedang mencoba melerai mendamaikan, jangan sampai ada perang besar," jelas Prabowo.

Berkaca dari hal tersebut, Prabowo mendorong kepada seluruh pihak agar bisa melihat Jokowi secara utuh. Dia mengaku kecewa jika semua hanya menjelekkan dan melihat dari sisi negatifnya saja.

"Kadang saya prihatin, Indonesia masih ada politik jelek menjelekan, pihak-pihak yang selalu melihat negatifnya saja. Saya lihat apa terjadi, kadang bangsa kita kurang menghormati capaian kepemimpinan Presiden Jokowi," kata Prabowo

Prabowo menambahkan, Jokowi sudah banyak berbuat untuk stabilitas Indonesia di tengah krisis akibat pandemi dan perang Ukraina-Rusia. Khususnya dalam menjaga inflasi agar tidak melampau tinggi.

"Presiden kita menegakkan politik luar negeri yang benar, tidak memihak mana pun, 1000 kawan terlalu sedikit, 1 musuh terlalu banyak," Prabowo menutup.

Jokowi ke Ukraina

Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Ukraina dilakukan pada 29 Juni 2022 di tengah invasi Rusia. Jokowi mendatangi negara konflik itu tanpa memakai rompi antipeluru.

Jokowi bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Istana Maryinsky. Jokowi membahas banyak hal. Di antaranya, Jokowi menyampaikan bahwa kunjungannya merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia terhadap Ukraina.

Dia lalu menegaskan posisi Indonesia menghormati kedaulatan dan integritas wilayah. Jokowi kemudian menawarkan diri untuk menjadi jembatan komunikasi antara Zelenskyy dan Putin.

"Saya menawarkan diri untuk membawa pesan dari Presiden Zelenskyy untuk Presiden Putin yang akan saya kunjungi segera," kata Jokowi usai pertemuan.

Tak lupa, Jokowi menyampaikan kepeduliannya terhadap dampak perang bagi kemanusiaan. Rakyat dan pemerintah Indonesia berusaha memberikan kontribusi bantuan termasuk obat-obatan dan komitmen rekonstruksi rumah sakit di sekitar Kyiv.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga menyampaikan pentingnya Ukraina bagi rantai pasok pangan dunia. Menurutnya, semua usaha harus dilakukan agar Ukraina bisa kembali melakukan ekspor bahan pangan.

"Penting bagi semua pihak untuk memberikan jaminan keamanan bagi kelancaran ekspor pangan Ukraina, termasuk melalui pelabuhan laut. Saya mendukung upaya PBB dalam hal ini," tegasnya.

Sebelum menutup pertemuan, Jokowi kembali mengundang Zelenskyy untuk menghadiri KTT G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada November nanti. Dia juga memastikan komitmen Indonesia untuk terus memperkokoh kerja sama bilateral dengan Ukraina.

"Tahun ini adalah 30 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Ukraina. Saya menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama yang lebih baik," tandasnya.

Reporter: Radityo

Sumber: Liputan6.com. [tin]