Jokowi Kurban Sapi Seberat 1 Ton Seharga Rp100 Juta di Masjid Agung Keraton

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo selalu membagikan hewan kurban di Solo dan kota lainnya saat Hari Raya Iduladha. Dua masjid di Solo selalu menjadi pusat perhatian. Hewan kurban berupa sapi yang diserahkan berukuran jauh lebih besar dibanding sapi kurban lainnya.

Dua masjid yang menjadi langganan kurban mantan Wali Kota Solo itu adalah Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta dan Masjid Al Wustho di Pura Mangkunegaran. Kedua ekor sapi telah tiba di lokasi pada Jumat (8/7) malam.

"Alhamdulillaah sapi qorban saking (dari) Bapak Presiden Jokowi sampun dipun tampi wonten (sudah diterima) Masjid Al wustho Mangkunegaran," ujar Purwanto, Ketua Takmir Masjid Al Wustho Mangkunegaran.

Menurut Purwanto sapi jenis Simental bantuan presiden tersebut berbobot 953 kilogram. Sapi dibeli dari peternak bernama Sutrisno, warga Mendiro RT 06 RW 07, Desa Kalongan, Ungaran Timur Kabupaten Semarang.

"Jenisnya Simental, usia 6 tahun, berat 953 kilogram. Tadi malam jam 22.00 WIB dikirim dari Dinas Peternakan Kabupaten Semarang," katanya.

Sementara untuk sapi kurban tang diserahkan ke Masjid Agung Keraton memiliki berat lebih dari saru ton atau 1.010 kilogram. Sapi tersebut didatangkan dari peternak asal Kedungdowo, Kecamatan Andong Boyolali.

Kepada merdeka.com Harun mengaku bangga sapi yang dipeliharanya dibeli oleh Jokowi. Sapi berumur 5 tahun tersebut telah dipeliharanya cukup lama.

"Saya senang dan bangga, bukan dari nominalnya. Tetapi sapi saya dibeli pak Presiden. Ini sapi jenis limosin, beratnya 1,010 kilogram," katanya.

Harun tak menyangka sapi miliknya akan dibeli untuk kurban presiden Jokowi. Menurutnya sekitar setengah bulan lalu ada petugas dari dinas peternakan provinsi mencari sapi berbobot lebih dari satu ton. Dia merasa beruntung memilikinya.

"Kemarin sudah dicek kesehatannya, sapinya sangat sehat. Jadi sudah bebas dari PMK," pungkas dia. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel