Jokowi Layak Jadi Calon Presiden 2014

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dinilai sudah layak menjadi calon presiden (Capres) pada 2014 nanti.

Koordinator Nasional Relawan Jokowi, Ahmad Khoiron Mustafit, dalam keterangan persnya mengatakan, didampuknya Jokowi untuk membacakan 'dedication of life' yang ditulis Presiden Pertama RI Soekarno dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke III di Ancol, Jakarta, merupakan sinyal positif bahwa mantan Walikota Solo itu akan diusung sebagai Capres di Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

"PDIP sangat layak untuk mencapreskan Jokowi. Jokowi dinilai Megawati memiliki getaran jiwa seperti proklamator Bung Karno," kata Ahmad, Sabtu (7/9/2013).

Pria yang juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif The Veteran Center itu berpandangan, Jokowi sudah memiliki modal kepercayaan dari rakyat atas kepemimpinannya sbg Gubernur DKI Jakarta. Jokowi juga merupakan pejabat publik yang bersih dan bersahaja. Selain itu, Jokowi relatif tidak memiliki dosa sosial di masa lalu.

"Jokowi adalah representasi rakyat yang melawan terhadap birahi para pemimpin parpol yang tidak memiliki kemampuan dan track record sebagai pemimpin tetapi sangat ngotot menjadi Capres," tuturnya.

Sudah setahun ini, kata Ahmad, Jokowi sukses memimpin Jakarta, setahun ke depan lagi pasti semakin banyak prestasi yang diukir oleh Jokowi. "Kami kagum dengan gebrakan Jokowi yang sederhana, tidak neko-neko dan baik hati," ucapnya.

Menurutnya, dengan argumentasi tersebut diatas, Relawan Jokowi mendesak Ketua Umum PDIP Megawati dan jajaran pengurus DPP maupun DPD untuk mencapreskan Jokowi.

"Jika PDIP tidak mencapreskan Jokowi pada Rakernas PDIP, akibatnya sangat berbahaya bukan hanya bagi PDIP itu sendiri, tetapi juga bagi kelangsungan bangsa, karena kepemimpinan nasional yang gagal memerangi KKN dan gagal memakmurkan rakyatnya, akan terus berlanjut hingga lima tahun ke depan," ujarnya.

Baca Juga:

Ada Spanduk: Jokowi Yess, Megawati No

Kalimantan Timur Inginkan Megawati

Jokowi Makin Menggemaskan untuk Dipinang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.