Jokowi Minta Akses Pembiayaan untuk Masyarakat Harus Dipermudah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo meminta supaya lembaga pembiayaan lebih ringkas dalam manajemen birokrasinya. Sehingga akses pembiayaan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat.

"Akses pembiayaan juga perlu dipermudah dan disederhanakan," kata Jokowi saat memberikan sambutan pada acara Presiden Jokowi pada acara Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXI secara daring, Selasa 31 Agustus 2021.

Di masa pandemi, kata Kepala Negara, Pemerintah serius ingin mereformasi struktural di berbagai sektor. Tujuannya semata-mata demi menarik investasi, penciptaan lapangan kerja dan pemerataan ekonomi.

Pemerintah juga terus melakukan perbaikan peringkat kemudahan berbisnis, lewat sistem Online Single Submission (OSS).

"Tugas kita adalah memastikan agar pondasi-pondasi baik yang telah kita letakan, dilaksanakan dengan baik dan konsisten, menuntun langkah kita lebih baik dan lebih kuat di masa datang," kata Jokowi.

Baca juga: Jokowi Tegaskan Semua Komoditas RI Didorong Hilirisasi

Pada kesempatan itu, Jokowi bilang, sinyal pemulihan ekonomi global di masa pandemi COVID-19 yang masih berlangsung sudah mulai terasa. Khusus Indonesia, geliat ekspor sudah terbilang menggembirakan.

Ia juga memuji sinergitas antarlembaga, seperti Bank Indonesia dan Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan. Khususnya, dalam upaya berbagi beban untuk mengganjal kas negara demi penanganan COVID-19.

"Kita berharap perekonomian nasional dan global akan terus membaik dalam waktu dekat ini. Berbagai proyeksi lembaga internasional memperkirakan bahwa ekonomi global tahun ini dan tahun depan akan membaik," tutur Jokowi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel