Jokowi Minta Jajarannya Segera Kirim Bantuan ke Kalimantan Selatan

Dusep Malik, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Jokowi memerintahkan sejumlah jajarannya segera mengirimkan bantuan ke Kalimantan Selatan. Di daerah itu terjadi banjir cukup hebat sampai menutup akses jalan hingga rumah warga terendam.

"Saya juga telah memerintahkan Kepala BNPB, telah memerintahkan juga Panglima TNI dan Kapolri untuk secepat-cepatnya mengirim bantuan terutama yang berkaitan dengan perahu karet yang sangat dibutuhkan penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan," kata Jokowi, Jumat 15 Januari 2021.

Jokowi juga meminta masyarakat terus waspada akan terjadinya longsor. Ia menyatakan, akan terus memantau intens perkembangan bencana di Tanah Air, yang juga terjadi di Sumedang dan Sulawesi Barat.

"Dan perhatikan selalu peringatan dini dari BMKG," kata dia.

"Kita ingin baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat selalu hadir di tengah masyarakat dalam keadaan bencana ini," sambungnya.

Dilaporkan sebelumnya, Sebanyak 21.990 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan akibat hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai di Kecamatan Pelaihari meluap.

Hal ini berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana per 15 Januari 2021.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Laut melaporkan bahwa saat ini tinggi muka air terpantau sekitar 150 sampai 200 sentimeter yang merendam 6.346 unit rumah.

"Di samping itu, BPBD juga terus melakukan pendataan 5 titik pengungsian bagi masyarakat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati di Jakarta, Jumat, 15 Januari 2021.

BPBD Kabupaten Tanah Laut juga menginformasikan akses jalan dari Palaihari ke Banjarmasin terputus akibat banjir. Saat ini, tim gabungan bergotong royong dalam melakukan penanganan bencana yang terjadi.