Jokowi Minta Pelaku UMKM Mulai Incar Pasar Ekspor

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mulai mengincar pasar ekspor. Meski demikian tetap tidak melupakan pasar dalam negeri yang memiliki peluang sangat besar.

"Yang kecil-kecil ini harus mulai mengincar ke pasar-pasar ekspor, meskipun jangan juga meninggalkan pasar dalam negeri, karena market kita, pasar kita, adalah besar sekali," kata Jokowi dalam acara Pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku UMK Perseorangan Tahun 2022 di Jakarta, dikutip Antara, Rabu (13/7).

Dia mengatakan, produk-produk UMKM lokal sudah memiliki kemasan yang baik dan menunjukkan produk lokal sudah menuju pada sebuah kualitas yang lebih baik. Hal tersebut perlu diteruskan agar level UMKM meningkat ke level lebih tinggi, sehingga produk-produknya mudah masuk ke pasar ekspor.

"Hati-hati sekarang batas antar-negara itu sudah tidak ada. Ekspor ke semua negara sangat mudah sekali," imbuhnya.

Sebelumnya, Jokowi meminta para pelaku Usaha Mikro Kecil (UMK) segera mematenkan merek produk agar tidak diklaim negara lain. Ia mendorong pelaku UKM mendaftarkan hak cipta atau kekayaan intelektual.

"Jangan sampai cemilan-cemilan khas daerah kita masing-masing itu ilang atau dicomot oleh negara lain. Segera itu dipatenkan, di HaKI-kan sehingga menjadi nanti milik kita," kata Jokowi dalam acara pemberian Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perseorangan 2022 di Jakarta, Rabu (13/6).

Kepala negara pun khawatir dengan makanan khas Indonesia yaitu tempe yang bisa saja diklaim negara lain. "Hati-hati tempe kita, tapi ada yang pemiliknya bukan di sini tapi di Jepang. hati-hati hal-hal seperti itu," ujarnya. [azz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel