Jokowi Minta Perketat PPKM Mikro Usai Libur Lebaran

·Bacaan 1 menit

VIVAPresiden Jokowi meminta jajarannya segera memerhatikan hal-hal yang penting terkait berakhirnya masa libur panjang usai hari raya Idul Fitri. Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, mengatakan perintah dari Presiden itu agar kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro lebih diperkuat.

Hal itu dilakukan untuk benar-benar mengawasi masyarakat yang telah mudik ke kampung halaman dan berencana kembali ke rumah masing-masing dalam waktu dekat agar tidak menyebarkan COVID-19.

"Arahan Presiden untuk memperkuat PPKM Mikro baik di tempat mereka (pemudik) berangkat maupun tempat tujuan di daerah, di Jakarta misalnya," ujar Airlangga usai rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, Senin 17 Mei 2021.

Kata Airlangga, khusus di Pulau Sumatera, aparat di lapangan wajib memeriksa setiap orang yang keluar masuk dari Pelabuhan Bakaheuni, Lampung. Pemeriksaan itu wajib agar memastikan setiap orang yang masuk ke Pulau Jawa benar-benar tidak membawa virus.

"Tentu kita berharap mereka yang masuk ke Jawa, terutama dari wilayah yang naik itu (memiliki kenaikan kasus COVID-19) sudah aman dari COVID-19," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian tersebut.

Lebih lanjut, Airlangga bilang, secara umum pengendalian COVID di Tanah Air terbilang terkendali. Kasus aktif di Indonesia saat ini 5,3 persen, lebih rendah dibanding rata-rata global sebesar 11,09 persen.

Namun demikian, belakangan malah terjadi peningkatan kasus COVID-19 di 15 provinsi. Beberapa di antaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.

"Kalau kita lihat dibandingkan minggu pertama April, kasus mingguan di Sumatera ada tren meningkat dan tentu kita memonitor mobilitas penduduk pasca-lebaran dari Sumatera ke Jawa," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel