Jokowi Minta Wamenkes Dante Lakukan Kajian Perawatan Pasien COVID-19 Kritis

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono melakukan kajian terhadap perawatan pasien COVID-19 kritis. Kajian yang dimaksud menyasar bagaimana pelayanan dan perawatan pasien COVID-19 kritis demi mengurangi angka kematian.

"Bapak Presiden menugaskan Kementerian Kesehatan, khususnya Wakil Menteri Kesehatan untuk melakukan kajian, bagaimana kita bisa memfokuskan perawatan (pasien COVID-19) yang kritis dan berat di rumah sakit dan juga mengurangi tingkat kematian kita yang relatif masih tinggi sekarang," terang Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat konferensi pers PPKM pada Senin, 23 Agustus 2021.

Perkembangan Corona di Indonesia pada 23 Agustus 2021, terdapat 5 provinsi dengan angka kematian harian tertinggi di antaranya, di Jawa Timur bertambah 189 kasus dan kumulatifnya 26.882 kasus, Jawa Tengah 98 kasus dan kumulatifnya tertinggi mencapai 27.808 kasus.

Kemudian Bali 66 kasus kematian COVID-19 dan kumulatifnya 3.181 kasus, Lampung 58 kasus dan kumulatifnya 3.317 kasus serta Yogyakarta 39 kasus dan kumulatifnya 4.614 kasus.

Dalam perawatan pasien COVID-19 untuk mengurangi kematian, lanjut Budi Gunadi, fasilitas kesehatan primer, seperti puskesmas dioptimalkan. Sehingga rumah sakit fokus merawat pasien COVID-19 berat dan kritis.

"Dengan layanan primer, kita bagi tugas, puskesmeas atau klinik untuk merawat orang-orang yang hanya perlu isolasi atau pengobatan di tahap dasar," lanjutnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Infografis 4 Kriteria Kontak Erat Pasien Covid-19

Infografis 4 Kriteria Kontak Erat Pasien Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Infografis 4 Kriteria Kontak Erat Pasien Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel