Jokowi: Monorel dan MRT Dibangun Bersamaan

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pembangunan sarana transportasi masal monorel akan dilakukan berbarengan dengan Mass Rapid Transit (MRT).

"Setelah MRT, sekarang kita sedang siap-siap untuk membangun sarana transportasi massal lainnya di Jakarta, yaitu monorel. Keduanya akan kita bangun bersamaan," kata Jokowi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin.

Menurut Jokowi, pembangunan monorel dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, yaitu jalur Green Line dan Blue Line. Kemudian, tahap kedua, yakni jalur sisi timur dan sisi barat.

"Kedua tahapan itu juga dikerjakan oleh dua kontraktor yang berbeda. Jalur green line dan blue line dikerjakan oleh PT Jakarta Monorail. Sedangkan, sisi timur dan barat dibangun oleh PT Adhi Karya," ujar Jokowi.

Jokowi menuturkan pembangunan jalur green line dan blue line tidak akan berbenturan dengan sisi timur dan sisi barat, karena salah satunya dikerjakan terlebih dahulu.

"Pembangunan monorel untuk jalur green line dan blue line oleh PT Jakarta Monorel kemungkinan akan kita lakukan lebih dulu, sehingga keduanya tidak berbenturan. Setelah itu, baru kita koneksikan satu sama lain," tutur Jokowi.

Jokowi mengatakan pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait rencana pembangunan monorel dan MRT di ibu kota.

"Hampir setiap minggu kita bertemu dengan pihak Kemenhub untuk membicarakan pembangunan kedua transportasi masal tersebut. Diharapkan setelah pembangunannya selesai, warga beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi masal," tambah Jokowi.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.