Jokowi Naikkan Pangkat dan Beri Bintang Jasa bagi Awak KRI Nanggala

Lis Yuliawati, Eduward Ambarita
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa atas gugurnya awak KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Pulau Bali.

Jokowi menyebutkan, 53 prajurit TNI AL itu adalah patriot terbaik, sekaligus patriot penjaga kedaulatan negara. "Pengabdian saudara-saudara akan terpatri di sanubari seluruh rakyat Indonesia. Semoga arwah prajurit-prajurit Hiu Kencana mendapatkan terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dan serta keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, kesabaran dan ketabahan," kata Jokowi saat menyampaikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 26 April 2021.

Jokowi mengatakan, atas pengabdian para awak kapal, negara akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi serta bintang jasa Jalasena. Penghargaan diberikan atas dedikasi serta pengorbanan prajurit-prajurit terbaik tersebut.

"Pemerintah juga akan menjamin pendidikan putra-putri dari keluarga prajurit KRI Nanggala- 402 hingga jenjang pendidikan S1," kata Kepala Negara.

Dalam menyampaikan keterangan pers tersebut, Presiden didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan seluruh awak kapal gugur. Selaku Panglima TNI, ia menyampaikan duka cita dan kesedihan mendalam prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan Utara Bali.

"Dengan kesedihan yang mendalam selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel yang ada di KRI Nanggala-402 telah gugur. Prajurit-prajurit terbaik Hiu Kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan Utara Bali," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu, 25 April 2021.

Kapal selam buatan Jerman tahun 1978 dari galangan Howaldtswerke- Deutsche Werft (HDW) ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata. Kapal hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan torpedo pada Rabu, 21 April 2021.

KRI Nanggala-402 ditemukan ROV MV Swift Rescue milik Singapura karam, di perairan utara Pulau Bali pada kedalaman 838 meter, dengan kondisi terbelah menjadi tiga bagian. Dengan ditemukannya di kedalaman 838 meter, kecil kemungkinan awak kapal bisa diselamatkan.