Jokowi Optimis Ekonomi Indonesia Kuartal II Tumbuh 7 Persen

·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan masih optimis pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan terus membaik. Meskipun capaian pada kuartal I 2021 ekonomi Indonesia masih minus 0,74 persen.

"Di kuartal kedua kita masih optimis akan tumbuh. Insya Allah 7 persen," kata Jokowi saat membuka Munas Kadin Indonesia VIII di Kendari, Rabu 30 Juni 2021.

Kepala Negara menegaskan bahwa secara lebih detail, kenaikan kasus COVID-19 ternyata berpengaruh kepada Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK). Oleh karena itu faktor kesehatan tak bisa dipisahkan dari ekonomi.

"Begitu pembatasan ketat diberlakukan mobilitas turun kasus ikut turun, itu IKK (indeks kepercayaan konsumen) pasti naik. Tapi begitu kasus naik IKK selalu turun," kata dia.

Sementara itu, Jokowi juga menegaskan kasus COVID-19 juga memengaruhi indeks penjualan ritel. Begitu ada penambahan kasus harian, indeks penjualan ritel juga turun.

"Di Thailand juga sama. Sehingga kunci dari ekonomi adalah COVID ini ditekan agar hilang dari bumi pertiwi ini," tegasnya.

Baca juga: Polisi Tangkap 2 Orang Terduga Teroris Jaringan JAD di Duren Sawit

Sementara itu, Jokowi melihat Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur yang kini sudah lebih tinggi dibanding sebelum pandemi. Untuk periode Mei ini sudah di angka 55,3 dibanding sebelumnya yang berada di angka 51.

"Sisi suplai sama. ekspor tumbuh, konsumsi listrik tumbuh 28 persen. Problemnya dari COVID yang belum bisa kita tekan. Sisi demand juga sama konsumsi terus menguat," katanya.

Karena adanya optimisme itulah, Jokowi menegaskan Pemerintah akan melakukan PPKM darurat. "Makanya kebijakan PPKM darurat ini mau tidak mau kita lakukan," katanya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hal itu dilakukan lantaran terjadi lonjakan sangat tinggi kasus COVID-19 di Tanah Air

"Hari ini ada finalisasi kajian untuk kita melihat karena ada lonjakan yang sangat tinggi dan kita harapkan selesai, untuk memutuskan diberlakukannya PPKM darurat," ujar Presiden Jokowi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel