Jokowi Pamer Bangun 1.640 Km Jalan Tol dalam 6 Tahun

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Selama 6 tahun masa pemerintahannya, Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menuntaskan 1.640 km jalan tol dan 4.600 km jalan nasional baru di berbagai pelosok.

Antara lain, beberapa ruas Tol Trans Sumatera, Tol Trans Jawa yang sudah tersambung dari Merak-Probolinggo, hingga jalur Pansela (Pantai Selatan Jawa).

Terkait hal tersebut, meminta kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) untuk dapat menciptakan kawasan ekonomi di sekitar jalan nasional maupun jalan tol baru yang dibangun pemerintah pusat.

Jokowi ingin jajaran di daerah bisa menciptakan nilai tambah dengan kehadiran ruas-ruas tol baru, seperti membangun konektivitas menuju kawasan industri dan pariwisata yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.

"Saya sudah sampaikan kepada provinsi, kabupaten dan kota agar jalan-jalan yang sudah kita bangun ini, misalnya jalan tol ini segera dihubungkan dengan kawasan-kawasan pertanian, kawasan pariwisata, kawasan perkebunan, kawasan industri. Itu tugasnya provinsi kabupaten dan kota," ungkapnya dalam Kompas100 CEO Forum, Kamis (18/11/2021).

Fondasi infrastruktur disebutnya jadi salah satu kunci terpenting dalam membangun peradaban. Itu sudah dicicil satu per satu lewat konstruksi jalan tol, bandara, sampai pelabuhan baru.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

15 Bandara

Presiden Jokowi menuruni tangga pesawat Kepresidenan saat tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Kamis (24/5). Pesawat kepresidenan resmi menjadi pesawat pertama yang mendarat bandara tersebut. (Liputan6.com/Pool/Setpres)
Presiden Jokowi menuruni tangga pesawat Kepresidenan saat tiba di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Kamis (24/5). Pesawat kepresidenan resmi menjadi pesawat pertama yang mendarat bandara tersebut. (Liputan6.com/Pool/Setpres)

Kemudian membangun 15 bandar udara baru dan 38 perbaikan bandara lama. Dari sektor laut dan air, rezim Jokowi juga sudah menggarap 124 pelabuhan baru serta mengkonstruksi 22 bendungan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Secara target, Jokowi memproyeksikan sebanyak 65 bendungan bisa selesai terbangun sampai masa akhir jabatannya di 2024 mendatang.

"Inilah saya kira sebuah pondasi dalam jangka menengah dan panjang yang penting dalam rangka kita menapak pada kemajuan negara kita, Indonesia," ujar Jokowi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel