Jokowi Pamer Bass Pemberian Metallica

TEMPO.CO, Jakarta--Wajah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tampak berseri-seri ketika membawa keluar sebuah bass berwarna merah marun dari kantornya di Balai Kota DKI Jakarta. Rupanya bass itu diberikan oleh grup band metal favoritnya, Metallica.

Bass bermerek Ibanez itu diberikan bassist Metallica, Robert Trujillo melalui seorang promotor Indonesia Jonathan Liu. "Jadi waktu itu mereka ketemu dan dia bilang Gubernur Jakarta suka Metallica, lalu diberi bass ini," kata Jokowi sambil tersenyum-senyum, Jumat, 3 Mei 2013.

"Giving back! Jokowi keep playing that cool funky bass!" begitu tulisan bertinta perak yang tertera di bass tersebut. Menurut Jokowi, itu ditulis sendiri oleh Trujillo. Dia juga memperlihatkan foto bassist Metallica yang sedang menyandang bas tersebut. (Lihat: Jokowi Terima Gitar Bas dari Metallica)

Sayangnya, Gubernur penggemar band metal itu tak bisa menjajal bass barunya. "Gimana mau main, amplinya saja enggak ada, dari tadi saya cari kabel enggak ada, masa dem dem dem bunyinya enggak enak," katanya.

Jokowi mengaku paling ngefans dengan vokalis dan drummer Metallica, James Hetfield dan Lars Ulrich. Selain itu, dia juga dengan fasih menyebutkan band-band favoritnya seperti Led Zeppelin, Lamb of God, Judas Priest, dan Deep Purple.

Sebagai fans berat Metallica, Jokowi berencana menggundang mereka manggung di Jakarta. "Maunya sih sekitar Oktober, tapi ini baru pembicaraan awal," katanya. "Tapi karena sudah dikirimi bass ya kayaknya ada lampu hijau dari mereka," ujar Jokowi sambil tertawa. Simak sepak terjang Jokowi di sini.

ANGGRITA DESYANI

Topik terhangat:

Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

Metro Populer:

Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris

Lurah Warakas Akui Punya Unit di Rusun Marunda 

Warga Fatmawati: Soal MRT Jokowi Ingkar Janji

Lurah Warakas Minta Maaf ke Jokowi

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.