Jokowi Paparkan Bukti Ekonomi Indonesia Mulai Membaik

Fikri Halim, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo memastikan bahwa ekonomi nasional yang sebelumnya terdampak pandemi COVID-19, sebagian sudah mulai membaik di awal tahun 2021.

Jokowi mengaku optimis, perbaikan ekonomi ke depan akan terus berlangsung, hingga kembali ke kondisi awal sebelum pandemi COVID-19 merebak di Tanah Air. Dia pun memaparkan bukti bahwa ekonomi sudah mulai membaik.

"Yang saya lihat Indeks Kepercayaan Konsumen sudah di angka 92, kemudian Puchasing Managers Index (PMI) sudah di angka 51,3, sudah hampir mencapai normal sebelum pandemi," kata Jokowi dalam pembukaan acara '11th Kompas 100 CEO Forum', Kamis, 21 Januari 2021.

Baca juga: Rupiah Menguat Dipengaruhi Prospek Ekonomi Dunia

Kemudian, Kepala Negara juga menilai bahwa kenaikan harga-harga komoditas baik batu bara, crude palm oil (CPO), maupun karet, juga merupakan indikator dari berlangsungnya pemulihan ekonomi nasional saat ini.

Dalam jangka menengah, Jokowi pun meyakini bahwa pola normal baru akan memengaruhi seluruh pola kehidupan masyarakat dan struktur ekonomi nasional ke depannya. "Semua akan terpengaruh," ujarnya.

Presiden pun menegaskan, pelaksanaan protokol kesehatan di masa pandemi ini akan berlanjut. Dengan demikian berbagai kegiatan ekonomi hingga transportasi nantinya akan memiliki prokotolnya masing-masing.

"Entah makan di restoran, pasti akan ada protokol baru. Naik pesawat, transportasi, akan ada protokolnya. Kerja di pabrik ada protokol, kerja di mal semua ada protokol," kata Jokowi.

Menurutnya, perubahan itu akan terjadi setelah COVID-19 mampu diselesaikan. "Ini saya kira adalah perubahan-perubahan yang akan terjadi setelah COVID-19 bisa kita selesaikan," ujarnya.