Jokowi: Pekan Kebudayaan Nasional Bukti Seniman Tidak Tunduk pada Pandemi

·Bacaan 1 menit
Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin semangat kolaborasi membuat transformasi sistem kesehatan akan bisa kita lakukan saat peringatan HUT Ikatan Dokter Indonesia secara virtual, Sabtu (24/10/2020). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakin semangat kolaborasi membuat transformasi sistem kesehatan akan bisa kita lakukan saat peringatan HUT Ikatan Dokter Indonesia secara virtual, Sabtu (24/10/2020). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, penyelenggaraan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2020 merupakan bentuk seniman tidak tunduk pada pandemi Covid-19.

"Pekan Kebudayaan Nasional adalah bukti bahwa budayawan dan pelaku seni tidak tunduk pada pandemi," kata Jokowi dalam pidato pembukaan PKN 2020 yang dilakukan secara virtual seperti dilansir Antara, Sabtu (31/10/2020).

Jokowi mengatakan, di tengah kesulitan dan tantangan yang dihadapi setiap pihak harus bisa terus berkreasi, optimistis dan bergerak maju membangun memori masa depan yang lebih baik.

Kehadiran Jokowi pada PKN tersebut merupakan kedua kalinya setelah di tahun 2019 sang kepala negara juga turut serta. Jokowi mengatakan sikap optimistis dan pantang menyerah bangsa Indonesia telah terbentuk oleh tantangan alam kondisi geografis Nusantara.

"Selama berabad-abad nenek moyang kita telah bersahabat dengan semua tantangan tersebut, menjaga harmoni dengan alam, membangun kebudayaan dan nilai-nilai keutamaan di atasnya," kata Jokowi.

Patuhi Protokol Kesehatan

Jokowi meminta kepada semua pihak untuk terus berkarya dan menggali kearifan lokal dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kepada semua pihak, teruslah berkarya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, terus menggali kearifan lokal dalam menghadapi bencana dan menghargai bumi dengan sehormat-hormatnya," kata dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini: