Jokowi Perintahkan Kemenkes Perbanyak Stok Vaksin Covid-19 di Lampung

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memperbanyak stok vaksin Covid-19 di Provinsi Lampung. Pasalnya, Jokowi menerima laporan bahwa stok vaksin Covid-19 di Lampung masih kurang.

Hal ini disampaikan Jokowi saat meninjau kegiatan vaksinasi di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung, Kamis (2/9/2021). Dalam kesempatan itu, dia berdialog dengan salah satu perwakilan dari Puskesmas Satelit Bandar Lampung melalui video conference.

"Vaksinnya cukup ndak? Lancar ndak?" tanya Jokowi kepada perwakilan Puskesmas Satelit seperti yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Kamis.

"Kadang-kadang agak kurang dikit, Pak," jawab perwakilan Puskesmas Satelit.

Kepada Jokowi, dia mengatakan bahwa capaian vaksinasi di Provinsi Lampung sudah mencapai sekitar 62 persen. Jokowi pun menyebut akan segera menambah pasokan vaksin Covid-19 agar mempercepat vaksinasi di provinsi tersebut.

"Ini akan lebih cepat lagi kalau vaksin kita lancar, Pak, vaksinnya cukup," ucap perwakilan dari Puskesmas Satelit.

"Nanti saya perintahkan Kemenkes untuk vaksinnya untuk Provinsi Lampung diperbanyak ya," kata Jokowi.

Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Jokowi mengingatkan, seluruh masyarakat agar mengikuti program vaksinasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah dan tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan. Hal ini agar masyarakat tak terpapar virus corona.

"Saya juga titip meskipun sudah divaksin tetap memakai masker, jaga jarak, dan juga hindari kerumunan. Jangan lupa sehabis kegiatan juga mencuci tangan," tutur Jokowi.

Jangan Jenuh 6M Meski Sudah Vaksinasi

Infografis Jangan Jenuh 6M Meski Sudah Vaksinasi (Liputan6.com/Niman)
Infografis Jangan Jenuh 6M Meski Sudah Vaksinasi (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel