Jokowi Perintahkan Menkes Kirim Vaksin Covid-19 Lebih Banyak ke Riau

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk mengirimkan vaksin Covid-19 lebih banyak ke Provinsi Riau. Hal ini agar tercipta herd immunity atau kekebalan komunal sehingga penularan virus corona dapat ditekan.

"Nanti (vaksin) akan dipakai untuk vaksinasi di Kota Pekanbaru dan di Kota Dumai. Sehingga kita harapkan, kita dapat segera mencapai kekebalan komunal," kata Jokowi usai saat memberikan keterangan pers usai meninjau vaksinasi massal di GOR Pekanbaru Riau, Rabu (19/5/2021).

Setidaknya, ada sekitar 10.800 masyarakat yang mengikuti vaksinasi Covid-19 massal di Kota Pekanbaru. Pada pelaksanaan vaksinasi tersebut, pemerintah setempat menyasar para pelayan publik, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga lansia.

Dia juga menyoroti kota/kabupaten yang memiliki tingkat penyebaran kasus positif Covid-19 tinggi. Jokowi meminta pemerintah daerah segera melakukan upaya menurunkan angka penyebaran Covid-19.

"Kita berharap semua provinsi Riau ini penyebaran Covid-19 bisa ditekan serendah-rendahnya," ujarnya.

Disisi lain, dia berharap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau membaik di kuartal II 2021. Adapun pada kuartal 1 2021 ekonomi Provinsi Riau mampu tumbuh positif sebesar 0,41 persen.

"Apabila pandemi Covid-19 bisa ditekan, kita berharap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau ini akan lebih baik dan kembali normal di kuartal kedua dan kita harapkan keadaan lebih baik juga untuk penyebaran Covid-nya," jelas Jokowi.

Vaksinasi Covid-19 Gotong Royong

Sebelumnya, Jokowi berharap program vaksinasi Covid-19 gotong royong dapat mempercepat proses vaksinasi nasional. Pasalnya, dia menargetkan 70 juta masyarakat Indonesia sudah harus menerima vaksin pada September 2021.

"Kita berharap Nantinya di bulan Agustus atau maksimal di bulan September sudah mencapai jumlah kurang lebih 70 juta yang divaksin," ujar Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi gotong royong perdana di Kawasan Jababeka Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/5/2021).

Dia mengatakan bahwa 181,5 juta penduduk harus disuntik vaksin Covid-19 untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal. Adapun satu orang akan mendapatkan dua dosis vaksin.

Dengan begitu, paling tidak ada 380 juta dosis vaksin yang perlu disuntikkan ke masyarakat. Namun, Jokowi menyampaikan bahwa saat ini penyuntikkan vaksin masih dibawah target pemerintah yakni, 23 juta dosis.

"Kita harapkan dari vaksinasi gotong royong ini bisa mempercepat proses vaksinasi yang kita lakukan negara kita," ucapnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel