Jokowi Pertegas Komitmen RI Dorong Ekonomi Hijau dan Digitalisasi UMKM

·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo mengungkapkan tiga strategi besar Pemerintah terkait masa depan ekonomi Indonesia. Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan prinsip ekonomi hijau serta berkelanjutan ada ada di antaranya.

Selain itu Jokowi menegaskan, hilirasi industri berbagai komoditas juga akan didorong. Ekspor komoditas seperti nikel dan produk hasil sumber daya alam Indonesia tidak lagi sepenuhnya mentah.

"Kemudian juga mulai emasnya, mulai tembaganya. Hilirisasi mulai sawitnya, sebanyak mungkin turunan-turunan dari bahan mentah itu menjadi barang minimal barang setengah jadi," kata Jokowi di depan para ekonom dalam Webinar Sarasehan dengan 100 Ekonom secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Kamis, 26 Agustus 2021.

Baca juga: Upah Minimum 2022 Mulai Dikaji, Ini yang Jadi Patokan

"Kedua berkaitan dengan digitalisasi UMKM. Ini saya kira transformasi yang terus akan kita dorong karena kita memiliki 60 juta UMKM yang semuanya akan didorong masuk ke platform digital baik di daerah, nasional agar bisa masuk ke platform global," sambung Kepala Negara.

Terkait ekonomi hijau, Jokowi bilang, Pemerintah telah berencana membangun Green Industrial Park. Semua energi alternatif dimanfaatkan secara berkelanjutan di kawasan tersebut.

"Green Industrial Park yang produk keluarannya adalah produk hijau, pemakaian energinya adalah energi hijau atau energi terbarukan. Kita harapkan, kita punya kekuatan besar ke depan yaitu produk hijau yang dihasilkan dari ekonomi hijau yang mulai kita bangun tahun ini," tegasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel