Jokowi Pimpin Penurunan Bendera Merah Putih HUT RI di Istana

VIVA – Rangkaian acara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 ditutup dengan upacara penurunan bendera Merah Putih.

Penurunan bendera dilaksanakan oleh Tim Indonesia Tumbuh, yang merupakan Anggota Paskibaraka untuk tugas sore hari.

Dari pantauan daring, Presiden Joko Widodo bertindak sebagai Inspektur Upacara. Setibanya di lokasi upacara, Presiden langsung mengambil posisi di mimbar halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat.

Bersama Ibu Negara, Iriana Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, upacara juga dihadiri para petinggi kepala negara. Di antaranya Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalitti serta pimpinan lembaga negara lainnya.

Sama seperti tahun sebelumnya, pada Upacara Penurunan Bendera, Presiden Jokowi tidak menggunakan pakaian adat. Hanya memakai setelan jas lengkap berwarana biru dengan dasi berwarna merah, peci, serta masker.

Sementara, Qyara Maharani Putri merupakan perwakilan Provinsi Jawa Barat dipercaya sebagai pembawa bendera Merah Putih saat nantinya diturunkan dan diserahterimakan kepada negara melalaui ke tangan Presiden Jokowi di atas mimbar. Saat ini, dara kelahiran Jakarta, 18 Desember 2004 tersebut sedang menempuh pendidikan di SMA Negeri 1 Garut.

Berdasarkan siaran pers dari Sekretariat Presiden, tiga orang lainnya dari tim Indonesia Tumbuh yang bertugas untuk menurunkan bendera adalah M. Bimantara Widyanto sebagai Komandan Kelompok 8 mewakili Provinsi Sumatra Barat, Haafiz Habibullah sebagai pembentang bendera mewakili Provinsi Jawa Timur dan Zaidaan Kamal Anwar sebagai pengerek bendera mewakili Provinsi Jawa Tengah.

Bertindak selaku Komandan Upacara ialah Kolonel Inf. Faisol Izuddin Karimi, yang merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1999.
Pria kelahiran Gresik, 22 April 1977 tersebut saat ini menjabat sebagai Komandan Brigif 26/Gurana Piarawaimo Kodam XVIII/Kasuari.

Adapun Brigadir Jenderal TNI Novi Helmy Prasetya akan kembali bertindak sebagai Perwira Upacara sore ini. Brigjen Novi merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1993. Pria kelahiran Bangkalan, 10 November 1971, saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Garnisun Tetap I Jakarta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel