Jokowi Resmikan Terminal Kijing, Pembangunannya Telan Biaya Rp2,9 Triliun

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Kijing di Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (9/9). Pelabuhan tersebut memiliki kapasitas sebesar 500.000 twenty foot equivalent units (TEUs).

"Pelabuhan ini memiliki kapasitas 500.000 TEUs dan juga 8 juta yang non peti kemas. Sangat besar sekali, ini adalah pelabuhan terbesar di pulau Kalimantan," kata Jokowi di Terminal Kijing, dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (9/9).

Jokowi mengungkapkan, pembangunan terminal Kijing menghabiskan biaya Rp2,9 triliun. Dengan anggaran yang besar, Kepala Negara ingin pelabuhan ini bisa memperkuat daya saing.

"Tadi tanya Pak Dirut Pelindo, habis berapa pak ini pak? Gede banget seperti ini Rp2,9 triliun," ujarnya.

"Jadi jangan sampai investasi yang besar seperti itu tidak bisa memperkuat daya saing dan tidak bisa memperbaiki konektivitas antar pelabuhan, antar pulau dan antar negara," sambungnya.

Jokowi menjelaskan, pembangunan Terminal Kijing dimulai sejak tahun 2016. Pelabuhan ini akan memperkuat competitiveness, daya saing dari produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh Provinsi Kalimantan Barat.

"Karena di sini memiliki kekuatan besar crude palm oil, alumina, bauksit dan produk-produk lainnya," ucapnya.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pagi hari ini saya resmikan Terminal Kijing pelabuhan Pontianak Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat," pungkas Jokowi. [tin]