Jokowi: Rusun Pasar Rumput yang Dilengkapi Kios Selesai Dibangun dan Siap Difungsikan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meresmikan rumah susun (rusun), kios, serta fasilitas Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Senin (20/9/2021). Dia menyampaikan, Rusun Pasar Rumput yang dibangun sejak 2016 ini telah siap beroperasi.

"Alhamdulillah rumah susun Pasar Rumput yang dilengkapi dengan kios pasar, fasilitas umum, dan fasilitas sosial, dan parkiran yang dibangun sejak tahun 2016, hari ini sudah selesai dan siap untuk difungsikan," jelas Jokowi saat meresmikan Rusun Pasar Rumput, Senin.

Menurut dia, pembangunan Rusun Pasar Rumput ini memakan biaya Rp 970 miliar. Jokowi menyebut rusun tersebut menjadi istimewa karena dibangun dengan konsep mixed use development atau campuran antara kios pasar dan hunian.

Total Rusun Pasar Rumput memiliki 1.984 unit tipe 36 dari lantai 4 sampai 25. Sementara itu, lantai 1 dan 2 diisi dengan ratusan kios, los, fasilitas sosial, serta fasilitas umum yang lengkap.

"Keberadaan pasar dengan fasos dan fasum yang lengkap ini memberikan kemudahan bagi para penghuni untuk melakukan aktivitas ekonomi seperti berdagang dan menjalankan kegiatan ekonomi lainnya," kata Jokowi.

Selain itu, Rusun Pasar Rumput terintegrasi Halte Transjakarta sehingga memudahkan mobilitas penghuninya. Jokowi berharap keberadaan Rusun Pasar Rumput dapat meringankan beban masyarakat dalam mendapatkan hunian nyaman dan terjangkau.

"Saya berharap dengan beroperasinya Rusun Pasar Rumput ini bisa membantu saudara-saudara kita untuk memiliki hunian yang layak dan nyaman dengan lokasi strategis untuk melakukan kegiatan ekonomi," kata Jokowi.

Fasilitas

Suasana Rusun Pasar Rumput, Jakarta, Senin (27/7/2020). Perumda Pasar Jaya dan Pemprov DKI masih menggodok alokasi penerima manfaat Rusun Pasar Rumput, termasuk konsep kepemilikan apakah menjadi rusunawa atau milik rusunami yang diharapkan dapat diputuskan Oktober 2020.(merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Suasana Rusun Pasar Rumput, Jakarta, Senin (27/7/2020). Perumda Pasar Jaya dan Pemprov DKI masih menggodok alokasi penerima manfaat Rusun Pasar Rumput, termasuk konsep kepemilikan apakah menjadi rusunawa atau milik rusunami yang diharapkan dapat diputuskan Oktober 2020.(merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Berdasarkan siaran pers Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rusun Pasar Rumput dibangun oleh Satker Pengembangan Perumahan Kementerian PUPR dengan kontraktor pelaksana PT Waskita Karya, Konsultan Perencana PT Adhika Karsa Pratama, dan Manajemen Konstruksi PT Ciriajasa Cipta Mandiri.

Beberapa fasilitas yang ada di Pasar Rumput ini antara lain adalah pasar di lantai 1 dan 2 dengan total luas 12.433 meter persegi. Jumlah kios basah dan kering adalah 1.314 unit. Sedangkan di lantai 3 tersedia fasilitas umum dan fasilitas sosial dengan luas 6.302 meter persegi.

Adapun unit hunian tersedia mulai lantai 4 hingga 25. Luas bangunan untuk hunian secara keseluruhan adalah 119.325 meter persegi dengan jumlah hunian sebanyak 1.984 unit.

Luas per unit adalah 36 meter persegi terdiri dari ruang tamu / keluarga, ruang makan, 2 kamar tidur, toilet, kamar mandi dan ruang servis.

Guna mendukung adanya kegiatan jual beli dan menjaga kenyamanan pengunjung, pihak Kementerian PUPR juga telah menyediakan lahan parkir seluas 7.321 meter persegi di lantai 1a, 1b, 2a, 2b, 3a, 3b, 4a dan 4b. Lahan parkir tersebut dapat menampung sebanyak 135 mobil dan 561 motor.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel