Jokowi Sampaikan Duka Cita Tragedi Itaewon: Indonesia Berkabung Bersama Korea Selatan

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa duka cita mendalam atas tragedi pesta Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan pada Sabtu (29/10) malam. Korban tewas akibat tragedi tersebut mencapai 151 orang tewas dan 80 lebih terluka.

"Turut berduka tentang yang sedalam-dalamnya akan tragedi yang terjadi di Korea Selatan," cuit Jokowi melalui akun Twitter pribadinya @jokowi seperti dikutip Liputan6.com, Minggu (30/10).

Menurut Jokowi, rasa dukanya juga disampaikan kepada keluarga korban. Selain itu, kepala negara juga mendoakan korban luka agar segera bisa cepat kembali sembuh.

"Indonesia berkabung bersama Korea Selatan atas tragedi itu dan mendoakan yang terbaik untuk mereka yang ditinggalkan keluarga tercinta," ujar Jokowi.

Jumlah Korban Tragedi Itaewon

Sedikitnya 151 orang tewas dan 80 lebih terluka dalam tragedi pesta Halloween di Itaewon, Seoul, Korea Selatan pada Sabtu (29/10) malam. Korban tewas diduga setelah berdesak-desakan di sebuah gang sempit dan padat yang dipadati pengunjung.

Sejumlah video dari TKP bermunculan di media sosial. Salah satunya ketika ambulans datang saat situasi darurat. Pejabat kedaruratan menerima sedikitnya 81 panggilan darurat dari orang-orang yang berada di Itaewon, melaporkan mereka kesulitan bernapas di tengah kerumunan massa.

Dalam salah satu video yang beredar di Twitter, dilansir laman Koreaboo, para pengunjung justru terlihat bernyanyi sambil berjoget saat ambulans datang dan berusaha menembus jalanan yang dipadati orang tersebut untuk membantu mereka yang membutuhkan pertolongan pertama.

Menurut salah satu pengguna Twitter, jalanan saat itu sangat padat sehingga sulit dilewati mobil ambulans maupun pemadam kebakaran.

"Pemadam kebakaran berusaha keras melewati ribuan orang, polisi berdiri di atas mobil meminta orang-orang meninggalkan area tersebut memberi jalan bagi ambulans," tulis pengguna Twitter Raphael Rashid.

Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol memerintahkan pembentukan satuan tugas (satgas) untuk menangani korban dalam tragedi tersebut dan memberikan pertolongan pertama bagi korban selamat. Wali Kota Seoul, Oh Se Hoon yang sedang berkunjung ke Eropa dilaporkan memutuskan kembali ke Korsel setelah menerima informasi terkait tragedi tersebut.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono/Liputan6.com [gil]