Jokowi Sebut Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Lebih Tinggi dari Rata-rata Dunia

·Bacaan 1 menit
Presiden Joko Widodo merapihkan masker yang digunakannya saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Dalam kunjungannya Jokowi memastikan Rumah Sakit Darurat siap digunakan untuk menangani 3.000 pasien. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Pool)

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia berada di atas rata-rata dunia. Untuk itu, dia meminta jajarannya bekerja keras menekan angka kematian virus corona.

"Angka kematian per 3 Maret, Indonesia terletak berada di angka 2,71 persen, dunia berada di angka 2,2 persen. Ini yang harus kita perhatikan dan kita harus bekerja keras agar angka kematian di Indonesia bisa berada di bawah rata-rata angka kematian dunia," jelas Jokowi melalui Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (4/3/2021).

Kendati begitu, dia menilai angka kematian Covid-19 di Tanah Air sudah jauh membaik dibandingkan saat awal pandemi. Sementara itu, angka kesembuhan pasien Covid-19 per 3 Maret 2021, disebut lebih baik dari rata-rata dunia.

"Rata-rata kesembuhan per 3 Maret 2021 Indonesia berada di angka 86,18 persen. Rata-rata dunia berada di angka 78,93 persen. Artinya, kita lebih baik dibandingkan rata-rata angka kesembuhan dunia," katanya.

Adapun kasus aktif Covid-19 di Indonesia pada 3 Maret 2021, berada di angka 11,9 persen sedangkan dunia 18,85 persen. Hal ini menandakan bahwa kasus aktif virus corona di Indonesia lebih rendah daripada dunia.

**Ibadah Ramadan makin khusyuk dengan ayat-ayat ini.

Tekan Angka Kematian

Jokowi memastikan pemerintah akan terus berupaya keras menekan angka kematian dan kasus aktif Covid-19 serta meningkatkan kesembuhan. Namun, dia meminta masyarakat disiplin dan patuh menjalankan protokol kesehatan.

"Masyarakat tetap harus protokol kesehatan 3M, memakai masker mencuci tangan menjaga jarak," ucap Jokowi.

Sebelumnya, kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 7.264 menjadi 1.361.098 kasus, pada Kamis hari ini. Pasien sembuh bertambah menjadi 6.440 menjadi 1.176.356 orang. Kemudian, pasien meninggal bertambah 176 menjadi 36.897 orang.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: