Jokowi Sebut Indonesia-Malaysia Sepakat Rampungkan Aturan Berpergian Saat Pandemi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menyambut baik kesepakatan yang tercipta antara Indonesia dengan Malaysia, terkait aturan berpergian atau Travel Corridor Arrangement (TCA). TCA di masa pandemi Covid-19 menjadi penting untuk memberi aturan perjalanan warga antarkedua negara.

Hal itu disampaikan Jokowi usai melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Tan Sri Muhyiddin di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (5/2/2021).

"Saya juga menyambut baik kesepakatan secara prinsip dibentuknya Travel Corridor Arrangement (TCA) kedua negara dan mengenai waktu pemberlakuan TCA Akan dikomunikasikan Kemudian," kata Jokowi.

Jokowi menuturkan, TCA yang disepakati dengan Malaysia, secara prinsip juga harus disepakati dengan negara ASEAN lainnya. Caranya, adalah dengan merampungkan ASEAN Travel Corridor Framework yang bertujuan menjaga soliditas antarnegara-negara di Asia Tenggara.

"Pentingnya ASEAN segera menyelesaikan ASEAN Travel Corridor Framework di masa sulit seperti ini menjadi kepentingan ASEAN untuk terus menunjukkan soliditas," jelas Jokowi.

SOP TCA Segera Rampung

Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan) menyaksikan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menandatangani buku tamu di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/2/2021). Pertemuan di antaranya membahas isu perlindungan WNI, isu kawasan, dan isu global. (HANDOUT/INDONESIAN PRESIDENTIAL PALACE/AFP)
Presiden Indonesia Joko Widodo (kanan) menyaksikan Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menandatangani buku tamu di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (5/2/2021). Pertemuan di antaranya membahas isu perlindungan WNI, isu kawasan, dan isu global. (HANDOUT/INDONESIAN PRESIDENTIAL PALACE/AFP)

PM Muhyiddin Yassin menambahkan, bahwa Standard Operating Procedure (SOP) terkait TCA akan juga rampung dalam waktu dekat. Dia akan melihat faktor penting dalam SOP tersebut yang mengedepankan faktor kesehatan.

"Kedua-dua negara akan mencapai kata sepakat mengenai SOP ini dalam waktu terdekat, yang penting ialah kesihatan. Kedua-dua negara perlu meneliti dan menilai situasi semasa Covid-19 sebelumnya dapat dilaksanakan," kata Muhyiddin Yassin memungkasi.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: