Jokowi Siapkan Pengganti Edhy Prabowo, Isu Reshuffle Mengemuka

Ezra Sihite, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko membuka sinyal adanya rencana Presiden Jokowi segera menunjuk pengganti Menteri Edhy Prabowo yang pekan lalu ditangkap tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi.

Menurut Moeldoko, spekulasi soal hal yang disampaikan berbagai kalangan sah-sah saja. Termasuk pengisian jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan sepeninggal Edhy bersamaan dengan bongkar pasang atau reshuffle kabinet.

"Hak-nya masyarakat untuk berspekulasi," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 1 Desember 2020.

Menurut mantan Panglima TNI itu, cepat atau lambat Presiden Jokowi bakal mengumumkan pengganti Edhy Prabowo. Semua pihak diminta menunggu karena hal itu merupakan hak prerogatif presiden.

"Jawabannya tunggu saatnya. Tunggu saatnya," kata Moeldoko disambung lepas tawanya saat merespons wartawan.

Sebelumya diberitakan, Presiden Jokowi menunjuk pejabat ad interim Luhut Binsar Pandjaitan sebagai pejabat pejabat ad interim mengisi kekosongan Menteri Kelautan dan Perikanan. Penunjukan Menko Marinves Luhut sebagai Menteri KKP ad interim itu berdasarkan surat yang diterima dari Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Menko Luhut telah menerima surat dari Mensesneg yang menyampaikan bahwa berkaitan dengan proses pemeriksaan oleh KPK terhadap Menteri KKP, maka Presiden berkenan menunjuk Menko Maritim dan Investasi sebagai Menteri KKP ad interim," kata Jubir Kemenko Maritim dan Investasi, Jodi Mahardi, Rabu, 25 November 2020.

Sebelumnya, Edhy Prabowo terjerat operasi tangkap tangan. Edhy ditangkap tim KPK di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Banten, pada Rabu dini hari, 25 November 2020. Dia kini menjadi tersangka atas kasus dugaan suap perizinan ekspor benih lobster. (ren)