Jokowi Susuri Bangunan Hancur di Ukraina, Harap Tak Ada Lagi Kota Rusak Akibat Perang

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana meninjau kompleks Apartemen Lipky di Kota Irpin, Ukraina, Rabu (29/6). Jokowi melihat gedung yang porak-poranda imbas perang.

Jokowi dan Iriana didampingi oleh Wali Kota Irpin Alexander Grigorovich Markushin saat melihat puing-puing bangunan apartemen yang rusak akibat perang.

"Saya didampingi oleh Wali Kota Irpin dan Deputi Wali Kota Irpin melihat kerusakan yang terjadi di Kota Irpin akibat perang dan sangat menyedihkan sekali banyak rumah-rumah yang rusak kemudian juga infrastruktur yang rusak," kata Presiden Jokowi usai peninjauan, Rabu (29/6).

presiden jokowi di ukraina
presiden jokowi di ukraina

©Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Kepala negara berharap agar perang bisa segera dihentikan dan tidak ada lagi kota-kota di Ukraina yang rusak akibat perang.

"Kita harapkan tidak ada lagi kota-kota yang rusak di Ukraina akibat perang," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana saat meninjau Kota Irpin yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana tiba di Peron 1 Stasiun Central Kyiv, Ukraina sekitar pukul 08.50 waktu setempat, Rabu, (29/6). Sejumlah tentara bersenjata tampak mengawal kedatangan mereka.

Jokowi menggandeng tangan Iriana saat turun dari dalam kerata. Tentara dengan senjata laras panjang melakukan pengamanan ketat.

Kedatangan Jokowi disambut oleh Deputi Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Senik, Kepala Komisi Hubungan Antar Pemerintah Ukraina-Indonesia Taras Kachka, dan pejabat KBRI Kyiv.

Pengawalan terus dilakukan tentara bersenjata laras panjang sampai Jokowi dan Iriana masuk ke dalam mobil. Sebelum tiba, Jokowi menempuh perjalanan selama kurang lebih 11 jam dari Polandia. [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel