Jokowi Tak Tuntut Foke Terkait Video Youtube

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan tidak akan menuntut Fauzi Bowo atau Foke. Hal itu terkait berjudul Kunjungi Warga Karet Tengsin yang banyak menjadi perbincangan banyak orang.

"Video yang mana, enggak lah, enggak (menuntut)," kata pria yang akrab disapa Jokowi di Epicentrum Walk, Jakarta, Jumat (10/8/2012).

Terpenting, kata Jokowi, warga Karet Tengsin yang menjadi korban kebakaran diberikan bantuan dan solusi dari Pemda DKI Jakarta.

Ketika ditanyakan mengapa Jokowi tidak mengunjungi lokasi kebakaran seperti yang dilakukan Foke, ia mengaku sulit melakukannya.

"Saya kalau kesana repot, nanti ada suara-suara yang mengatakan saya memanfaatkan, saya engga mau ada suara seperti itu," ujar Jokowi.

Ia mengatakan bila mengunjungi lokasi tersebut nantinya akan dianggap sebagai pencitraan dalam Pilkada DKI. "Nanti saya dikira kampanye," tuturnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, dalam video tersebut Foke sempat berkampanye menggenakan kemeja putih dan tutuk bersama warga korban kebakaran.

Saat berbincang dengan warga, Foke justru menanyakan pilihan warga soal cagub DKI Jakarta. "Sekarang lo nyolok siapa ? Kalau nyolok Jokowi mah bangun di Solo aja sono," kata Foke kepada warga di lokasi kebakaran.

Berita Terkait: Pemilihan Gubernur DKI
  • Jokowi Sudah Prediksi Isu SARA di Pilkada DKI
  • Polda Belum Terima Laporan Terkait Ceramah Rhoma Irama
  • Jokowi juga Dikerubungi Belasan Pengemis Jakarta
  • Foke Serahkan ke Kahfi Siregar Soal Video
  • Foke Tetap Ogah Komentari Video
  • Kontroversi Pernyataan Foke: Loe Nyolok Siapa
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.