Jokowi Tampik Larang Parpol Buka Posko Banjir

Laporan Wartawan TRIBUNnews.com, Nicolas Timothy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo membantah bahwa dirinya tidak memperbolehkan partai politik membuka posko banjir dalam rangka memberikan bantuan terhadap korban banjir.

"Silakan, partai-partai ingin masuk ke lokasi banjir, silakan," ujar pria yang akrab disapa Jokowi di Balaikota, Jakarta, Rabu (16/1/2013).

Namun, Jokowi menyarankan agar parpol yang ingin membuka posko banjir jangan berserakan atau berdiri sendiri. Ia menyarankan agar berada di satu posko yang telah didirikan warga atau pemda setempat.

"Ya di poskonya dong. Yang namanya posko kan pos komando, kalo berjejeran di mana-mana bagaimana kita kasih komando?" tutur Jokowi.

Jokowi juga tidak mempersoalkan bahwa parpol yang ingin memberikan bantuan terhadap korban banjir membawa atributnya. Menurut dia, hal itu tidak menjadi masalah.

"Yang paling penting dalam satu koordinasi," ujar Jokowi.

Diberitakan, dalam situs www.pkspiyungan.org memberitakan bahwa Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melarang partai politik membuka posko di lokasi banjir.

Seperti dikutip dari www.pkspiyungan.org, sebagian besar warga DKI Jakarta menganggap lucu kebijakan yang dicetuskan oleh Jokowi.

Muhammad, warga Setiabudi, Jakarta Selatan, menganggap konyol dan lucu kebijakan Jokowi ini. Masa orang mau membantu dilarang.

"Kalau alasannya dianggap kampanye, menurut saya sah-sah saja. Biarlah masyarakat yang menilai," ujarnya.

"Memangnya Pa Jokowi tahu hati orang yang membantu ya," tambahnya sambil bergeleng-geleng kepala.

Imbas dari larangan Jokowi ini, warga yang terkena banjir di wilayah Kampung Melayu misalnya, saat ini terkatung-katung dan sangat memprihatinkan. Berbeda dengan kondisi sebelum ada kebijakan larangan Jokowi ini.

BACA JUGA:

  • 5.677 Warga Jakarta Timur Mengungsi akibat Banjir
  • Korban Banjir di Kampung Pulo Pingsan Kedinginan
  • Forkombat Minta KPK Periksa Menteri Perekonomian
  • Jokowi Minta Bantuan Pemerintah Pusat Atasi Banjir…
  • Ledakan Gardu Induk Cawang karena Jakarta Banjir?…
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.