Jokowi Tegaskan Semua Awak Media Dapat Vaksin COVID-19

Raden Jihad Akbar, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Jokowi mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 bagi kelompok media atau insan pers akan dimulai dan terus berlanjut. Untuk tahap awal, kata Jokowi, pemerintah menargetkan 5.500 awak media disuntik vaksin COVID-19.

"Dan, kita harapkan memberikan perlindungan kepada awak media, terutama yang berada di lapangan, yang sering berinteraksi dengan publik, yang sering berinteraksi dengan narasumber," kata Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksin di Hall A Basket Senayan, Kompleks Geloran Bung Karno, Jakarta, Kamis 25 Februari 2021.

Baca juga: Bertemu Menteri Sandi, Menaker Ida Pastikan Kompetensi SDM Pariwisata

Jokowi mengatakan, vaksin terhadap pekerja media sesuai janjinya di Hari Pers Nasional, belum lama ini. Ia juga berharap, Pemerintah daerah dan Kementerian Kesehatan segara menggelar vaksinasi bagi para pekerja media di daerah-daerah, setelah Jakarta.

"Semuanya segera mendapatkan vaksinasi," kata Jokowi.

Sekadar diketahui program vaksinasi bagi para wartawan akan berlangsung tiga hari. Sebelumnya diberitakan, Penanggung Jawab HPN 2021 yang sekaligus Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari mengapresiasi Pemerintah atas perhatian mereka kepada insan pers dalam pemberian vaksin COVID-19.

“Kami juga senang, Pemerintah telah mengapresiasi insan pers yang melakukan tugas jurnalistik di tengah pandemi COVID-19," tambahnya.

Dia menegaskan, risiko tertular COVID-19 bagi wartawan juga tinggi. Karena itu vaksinasi penting dilakukan.

"Karena itu pada kesempatan puncak acara Hari Pers Nasional 9 Februari yang lalu di Istana Negara kami meminta Bapak Presiden menambah 5.000 insan pers untuk divaksin," kata Atal.