Jokowi terima Presiden Japan-Indonesia Association bahas ketua ASEAN

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Presiden Japan-Indonesia Association Fukuda Yasuo membahas salah satunya peran Indonesia memegang Keketuaan ASEAN.

Presiden menerima Presiden Fukuda Yasuo yang juga mantan Perdana Menteri Jepang di Imperial Hotel, Tokyo, Jepang, Rabu.

"Terima kasih telah meluangkan waktu di tengah jadwal yang sangat padat. Saya senang Yang Mulia sehat," kata Fukuda Yasuo dalam keterangan resmi diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang turut mendampingi Presiden mengatakan bahwa dalam perbincangan tersebut keduanya membahas peran Indonesia di kancah internasional, terutama sebagai pemegang Keketuaan ASEAN pada tahun depan.

"Pertemuan mengangkat isu tahun depan Indonesia akan memegang Keketuaan ASEAN dan Jepang memegang Keketuaan G7," kata Menko Airlangga.

Fukuda Yasuo juga mengangkat soal kerja sama sumber daya manusia (SDM). Menurut dia, keberadaan Universitas Darma Persada menjadi salah satu bagian dari kerja sama SDM Jepang dengan Indonesia.

Universitas Darma Persada (UNSADA) berada di bawah Yayasan Melati Sakura yang dinaungi oleh Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan tersebut, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi.

Sementara itu, Fukuda Yasuo didampingi oleh Wakil Presiden Japan-Indonesia Association Kuroda Naoki, Wakil Presiden Japan-Indonesia Association Shiojiri Kojiro, dan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji.

Baca juga: Presiden Jokowi lakukan kunjungan kehormatan ke Kaisar Naruhito
Baca juga: PM Kishida: Kunjugan Presiden Jokowi momentum pererat dua negara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel