Jokowi Tinjau Kereta Cepat Didampingi Luhut, Dubes China Datang

·Bacaan 2 menit

VIVA – Tidak hanya meninjau pelaksanaan vaksin COVID, Presiden Jokowi pun dalam kunjungan kerjanya hari ini turut menengok kelanjutan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Titik pertama Jokowi menengok casting yard atau tempat memproduksi box girder yang berfungsi sebagai penyusun struktur trase proyek kereta cepat.

Pantauan VIVA, Selasa 18 Mei 2021, turut mendampingi Presiden meninjau Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir. Turut pula hadir Duta Besar China (Dubes China) untuk Indonesia Xiao Qian dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Setelah dari lokasi itu, Jokowi juga dijadwalkan meninjau lokasi Tunnel #1 kereta cepat Jakarta-Bandung yang berlokasi di Km 5+500 Tol Jakarta-Cikampek, Kelurahan Jaticempaka, Pondokgede, Kota Bekasi. Terowongan itu rencananya memuat dua lintasan kereta cepat yang membentang sepanjang 1,8 kilometer dan melintas di bawah tol Jakarta-Cikampek.

Sebelumnya telah diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, telah mengunjungi beberapa lokasi pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, belum lama ini. Lokasi yang ditinjau antara lain Stasiun Padalarang, Stasiun Tegalluar, Depo Angkutan Rel Tegalluar, dan fasilitas Track Laying Tegalluar.

Luhut mengaku ingin melihat dan mengetahui kondisi pembangunan stasiun, seiring dengan adanya rencana penambahan titik stasiun di Padalarang.

"Saya ingin dipastikan seluruh pembangunan di Stasiun Padalarang ini akan selesai pada bulan Juli, nanti akan saya tinjau kembali pembangunannya," kata Luhut dikutip dalam keterangan tertulis, Senin, 12 April 2021.

Penambahan Stasiun Padalarang disebut dilakukan untuk memberikan pilihan kenyamanan terintegrasi yang lebih baik untuk masyarakat. Diharapkan nantinya penambahan titik ini dapat membantu pengembangan daerah sekitar.

"Pembangunan di Stasiun Tegalluar serta pengerjaan pemasangan rel akan selesai pada bulan Oktober dan akan kita tinjau kembali kesiapannya," ujar Luhut lagi.

Pembangunan kontruksi di Stasiun Tegalluar terus dilakukan untuk mengejar target penyelesaian di tahun 2022. Luhut juga melihat track laying facility yaitu fasilitas penunjang pemasangan rel. Pada fasilitas ini, rel yang tiba dari Depo Tegalluar kemudian diluruskan untuk selanjutnya dilakukan tes uji, setelahnya disambung dari masing-masing 50 meter menjadi 500 meter dengan sistem las. Setelah proses selesai, rel-rel yang sudah disambung itu diberangkatkan dari track laying facility menuju lokasi pemasangan rel di trase Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang dikerjakan oleh PT KCIC berjalan secara paralel. Selain pembangunan jalur kereta, pembangunan stasiun dan sarana penunjang lainnya juga menjadi target yang akan diselesaikan pada tahun 2022.

"Setiap tiga bulan kita akan melakukan evaluasi serta pengecekan dari kemajuan pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, sehingga pengerjaannya tepat waktu," ujarnya.