Jokowi Tinjau Sirkuit Formula E, PDIP: Wajar, Kalau Gagal Memalukan Negara

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta menilai Presiden Joko Widodo tidak memberikan sikap dukungan terhadap penyelenggaraan Formula E. Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menilai Jokowi turun meninjau karena tugasnya sebagai kepala negara. Sebabnya Formula E sudah banyak menyita perhatian.

"Ya itu kewajiban Presiden karena masalah ini sudah sangat menyita perhatian," kata Gilbert kepada wartawan, Selasa (26/4).

Gilbert memandang, wajar Jokowi meninjau langsung Formula E. Sebab, kalau gagal justru akan memalukan negara.

"Tentu wajar beliau mengucapkan itu, kalau gagal kan memalukan negara. Karena hasil nego ulang/MoU terbaru juga sudah mempermalukan Indonesia," katanya.

Jokowi juga dipandang tidak ada pernyataan yang memuji Formula E. Gilbert memandang hanya sebuah pernyataan datar yang disampaikan.

"Kelas kata-kata Pak Jokowi tidak ada yang memuji, datar-datar saja saya baca di media," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Jakarta Utara, Senin (25/5). Mereka meninjau sekitar 30 menit.

Menggunakan golf car, Anies dan Jokowi duduk bersandingan. Kemudi dikendalikan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. Kurang lebih 10 menit, mereka berhenti dan berbincang lama dalam mobil.

Setelah berbincang, Jokowi langsung menghampiri awak media. Dia mengaku selesai melihat persiapan Formula e.

"Saya ini ingin melihat persiapan Formula E seperti apa dan di lapangan seperti kita lihat untuk track balapannya sudah siap," kata Jokowi. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel