Jokowi Tunjuk Panglima Banser Ganti Posisi Jenderal TNI Fachrul Razi

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Joko Widodo sore ini mengumumkan sejumlah nama baru untuk duduk menjadi menteri Kabinet Indonesia Baru. Salah satu posisi yang direshuffle oleh Presiden Jokowi adalah kursi Menteri Agama Republik Indonesia yang sebelumnya dijabat oleh Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi.

Wakil Panglima TNI ke-7 itu kini digantikan oleh Panglima Tertinggi Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdatul Ulama yang juga Ketua Umum PP GP Ansor, yaitu Yaqut Cholil Quomas.

Ditunjuknya Panglima Banser NU menggantikan Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi itu bisa dibilang cukup mengejutkan, pasalnya dalam bursa nama-nama calon menteri yang sempat beredar di publik tidak ada nama Yaqut Cholil Quomas, yang ada nama Yahya Cholil Staquf.

Untuk diketahui, Yaqut Cholil Quomas atau yang akrab dengan panggilan Gus Yaqut itu adalah seorang tokoh muda NU yang telah memimpin Ormas Kepemudaan Nahdatul Ulama PP GP Ansor sejak tahun 2015 silam.

Sebagai Ketua Umum PP GP Ansor, Gus Yaqut memegang komando tertinggi Banser NU yang merupakan Badan Otonom dari GP Ansor sebagai ormas kepemudaan yang telah didirikan oleh salah satu pejuang NU yaitu, KH. Abdul Wahab Abdullah pada tahun 1924 silam.

Sebagai organisasi kepemudaan yang didirikan bertujuan untuk mengawal dan mendampingi para ulama dan kiai NU dalam memperjuangkan berdirinya NKRI dan berdakwah di Tanah Air, Ormas Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang memiliki seragam identik dengan Tentara itu hingga saat ini dikenal sebagai salah satu Ormas kepemudaan NU yang selalu bersinergi dengan TNI-Polri dalam melawan segala bentuk radikalisme dan intoleransi di Indonesia.