Jokowi Tunjukkan Desain Perbaikan Kampung

TEMPO.CO , Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menunjukkan gambar desain rumah yang akan dibangun di lokasi kebakaran Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat. Jokowi menjamin rumah warga yang kebakaran akan dibangun sesuai desain yang telah diberikan. "Insyaallah rumah disini akan sesuai gambar," kata Jokowi, di jalan sempit Kampung Deret Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, Rabu, 24 April, 2013.

Pada pembangunan daerah kebakaran Tanah Tinggi ini didahulukan 85 rumah warga yang terbakar yang sudah terdata. Adapun 400 hingga 800 rumah lainnya di Jakarta akan melihat proses dan hasil dari penataan Kampung Deret Tanah Tinggi. "Kampung ini akan jadi percontohan di kampung lain," kata Jokowi.

Jokowi yang dikerumuni warga yang penuh antusias mengatakan jatah per rumah akan bernilai sama. Jika nantinya rumah warga ada yang kecil pembangunan rumah akan dijadikan bertingkat. Dalam pertemuan singkat ini warga berteriak tanda menyetujui rencana Jokowi.

Jokowi berharap jika proses pembangunan sudah dimulai warga bisa membantu tim dari pemerintah provinsi agar cepat selesai. Selain pembangunan fisik bangunan. Dalam desain yang diberikan Jokowi, nantinya di setiap rumah warga akan dibangun juga ruang hijau. "Tolong dirawat tanamannya jangan seminggu sudah mati," kata Jokowi mengingatkan warga.

Pembangunan ini ditargerkan selesai 3 hingga 4 bulan ke depan. Pembangunan akan dimulai pekan depan kalau semua warga sudah setuju rencana yang diajukan Jokowi. Pembangunan ini menurut Jokowi tidak hanya dilakukan di daerah kumuh. Akan juga dibangun dibeberapa tempat yang dirasa perlu diperbaiki. Namun, hanya tempat-tempat yang kepemlikannya jelas. "Kalau kepemiikan tanahnya tidak jelas saya tidak berani," kata Jokowi.

Selama pembangunan nantinya warga sudah diberikan tempat tinggal yang dialokasikan oleh walikota Jakarta Pusat. Diperkirakan oleh Jokowi jumlah dana yang dikeluarkan berkisar Rp. 50 juta per rumah. Setelah Tanah Tinggi Jokowi akan langsung membangun penataan perkampungan di 38 titik diantaranya di Jakarta Pusat.

Pembangunan rumah ini menurut Jokowi tidak hanya dibangun pada daerah kumuh. Nantinya ada beberapa tempat lain yang akan diperbaiki selain daerah kumuh. "Tapi kepemilikannya harus jelas dulu," kata Jokowi. Jika kepemelikan rumah tidak jelas Jokowi tidak mau sembarangan membangun. Semua pembangunan ini tidak akan dikenakan biaya apapun kepada warga. Meskipun yang diutamakan rumah yang terkena bencana kebakaran ke depannya diharapkan akan dilanjutkan jika dana masih tersedia.

RUCITRA DEASY FADILA

Topik Terhangat

Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Preman Yogya 

Berita Lainnya:

Bayern Hancurkan Barcelona 4-0

Klasemen dan Top Skor Sementara Liga Inggris

Heynckes Jengkel Terhadap Guardiola  

Mantan Pelatih Timnas Sindir Sepak Indonesia

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.