Jokowi Yakin Peroleh Suara Terbanyak di Dua Wilayah

Jakarta (ANTARA) - Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku yakin akan memperoleh suara terbanyak di dua wilayah DKI, yakni Jakarta Utara dan Jakarta Timur.

Jokowi mengungkapkan hal tersebut berdasarkan pengamatan tim suksesnya selama masa kampanye sejak 24 Juni lalu.

"Saya yakin dapat banyak suara di Jakarta Utara dan Jakarta Timur," kata Jokowi saat melakukan kampanye di Sunter Jaya, Jakarta Utara, Selasa.

Selain itu, Jokowi juga memprediksi hal tersebut berdasarkan kampanye rapat terbuka di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (1/7) lalu yang dihadiri ratusan ribu pendukung dan simpatisan.

"Peserta terbanyak datang dari dua wilayah utara dan timur, walaupun dari semua wilayah juga ada, pokoknya merata," katanya.

Jokowi juga mengatakan antusiasme warga Jakarta Utara dan Timur sangat terasa ketika dirinya melakukan dialog secara langsung dengan mereka.

Namun, Jokowi menambahkan ia dan tim suksesnya tidak akan lengah dan cepat merasa puas dengan prediksi sementara tersebut.

"Setelah mengetahui hal ini, kami justru terpacu untuk menjangkau dan merangkul semua wilayah di DKI lainnya," katanya.

Jokowi mengatakan, akan berusaha lebih baik lagi dalam menyampaikan program-program dalam kampanyenya, salah satunya dengan menyapa langsung warga yang tinggal di kampung-kampung di wilayah DKI.

"Makanya saya lebih senang datang langsung ke kampung-kampung untuk bicara dan mendengar langsung keluhan dan masukan warga," katanya.

Ia merasa yakin, semua warga DKI Jakarta ingin mewujudkan Jakarta yang baru, bersih dan tertata.

Calon Gubernur DKI Jakarta bernomor urut tiga yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama tersebut mengusung tema "Mewujudkan Jakarta Baru" dalam kampanye mereka yang mengusung tiga program utama, yakni Kartu Jakarta Sehat, Kartu Jakarta Pintar dan Birokrasi yang Bersih.(ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.