Jomblo is Single Fighter

Elly Herawati, KiMaulanaWijaya

VIVA – Dalam berbagai meme ataupun  keseharian kita, mungkin ledekan yang ditujukan untuk kalian yang sekarang sedang menjadi jomblowan maupun jomblowati sering sekali terdengar di telinga. Bahkan mungkin beberapa dari kita sering melakukan ledekan tersebut atau justru malah kita yang menjadi objek dari ledekan ini. Pasti rasanya ngenes banget ya.

Mungkin karena saking ngenesnya, para jomblowan dan jomblowati ini tak jarang membuat beberapa temannya ada yang berempati kemudian berinisiatif dengan mengajak kalian untuk menemani dia saat pacaran bersama pujaan hatinya. Dan, di situ kalian mendadak menjadi penonton dari drama telenovela mereka yang berkesan ala-ala romantis. Sehingga terkadang membuat kalian terpojok sambil menangis.

Ya mau bagaimana lagi, memang kenyataannya seperti itu. Kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Tapi jika kalian ambil sisi positifnya, mungkin maksud teman kalian ini baik. Karena dengan mengajak kalian, dia secara tidak langsung memberikan pelajaran berharga kepada kalian.

Yaitu pelajaran tentang bagaimana cara agar tidak menjomblo lagi dengan mengenal berbagai model dan tipe-tipe modus. Selain itu, terkadang mereka juga dapat memberikan kita sebuah pelajaran tentang betapa lucunya sebuah drama percintaan ekspektatif yang diwujudkan dalam dunia realita yang penuh dengan hiruk-pikuknya.

Terkadang juga ada yang berinisiatif dengan mencomblangkan kalian kepada beberapa teman cowok ataupun cewek kenalannya dengan harapan kalian bisa mendapatkan pasangan dan tidak menjomblo lagi. Ya, yang namanya teman berniat baik kepada kalian tentunya kalian sendiri pun tidak mau mengecewakan niat baiknya, kan?

Namun tunggu dulu, pertanyaan besarnya adalah apakah dengan kalian mengikuti saran teman kalian ini akan membuat kalian menjadi lebih baik ataukah justru malah sebaliknya? Menjadi lebih terkekang dan terbatasi?

Sobat jomblo di manapun kalian berada, sebelum kalian mengambil keputusan untuk melangkah dan menerima tawaran teman kalian ini, hal dasar yang perlu kalian ingat adalah perlukah kalian mengorbankan waktu dan kebebasan kalian untuk sebuah status semu dengan sebuah isi hubungan yang serba ekspektatif ?

Perlu kalian ketahui, bahwa jomblo pada dasarnya bukanlah sebuah aib, bukan pula sebuah kecacatan sosial. Tapi jomblo pada dasarnya adalah sebuah kesempatan untuk membenturkan diri pada berbagai kegiatan dan memperbanyak pengalaman untuk sebuah tujuan besar yaitu hari tua yang sejahtera dan mulia.

Menjadi jomblo adalah suatu cara menuju pendewasaan diri guna menikmati masa tua yang bahagia dan sejahtera.Maka dari itu, menjadi seorang single fighter atau jomblo adalah suatu kehormatan terbaik untuk kalian. Asal kalian manfaatkan waktu itu dengan baik.

Jomblo kok disebut single fighter, kenapa ya? Jika kalian punya pertanyaan semacam itu, maka jawabannya karena jomblo itu mandiri. Berani menghadapi tantangan-tantangan hidup sendiri sembari teguh memegang prinsip kejombloannya?.

Jadi, untuk kalian para jomblo, masihkah berpikiran kalau jomblo itu aib? Jika iya, maka ingat bahwa keputusan kalian adalah yang berdampak besar pada diri kalian. Jadi silakan dipilih, mau tua terhormat sejahtera atau cepat tua karena kebanyakan mikirin asmara?