Jonatan Christie gagal bawa pulang medali emas Kejuaraan Asia 2022

Pebulu tangkis tunggal putra, Jonatan Christie gagal membawa pulang medali emas kedua bagi Indonesia dalam ajang Kejuaraan Asia 2022 setelah kalah dari wakil Malaysia Lee Zii Jia di babak final yang berlangsung di Manila, Filipina, Minggu.

Unggulan keempat harus puas menduduki posisi runner-up saat mencatatkan skor 17-21, 21-23 dalam laga alot yang berlangsung sepanjang 45 menit, demikian catatan BWF menyebutkan di laman resminya.

Dari nomor yang sama, Indonesia juga meraih medali perunggu yang dikemas Chico Aura Dwi Wardoyo. Pemain peringkat ke-52 ini terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan Jonatan pada hari Sabtu.

Dengan perolehan medali perak ini, Indonesia harus puas dengan memboyong satu gelar juara yang sebelumnya diamankan ganda putra Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan di partai keempat.

Pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto juga tak ketinggalan menyumbangkan medali perunggu. Ganda putra unggulan keempat tersisih di semifinal setelah dikalahkan Pramudya/Yeremia satu hari sebelumnya.

Baca juga: Pramudya/Yeremia rebut gelar juara Asia, kalahkan ganda putra Malaysia

Secara keseluruhan, tim China keluar sebagai juara umum dengan menyabet tiga gelar juara yang didapat dari tiga nomor, yaitu tunggal putri, ganda putri, dan ganda campuran. Sementara Jepang harus puas dengan dua runner-up dari nomor tunggal putri dan ganda putri.

Berikut hasil pertandingan babak final Kejuaraan Asia 2022 (juara dicetak tebal):

Tunggal Putri: Wang Zhi Yi (China) vs Akane Yamaguchi (Jepang) 15-21, 21-13, 21-19

Ganda campuran: Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong (China) vs Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping (China) 21-17, 21-8

Ganda putri: Chen Qin Cheng/Jia Yi Fan (China) vs Rin Iwanaga/Kie Nakanishi (Jepang) 21-11, 21-15

Ganda putra: Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan (Indonesia) vs Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) 23-21, 21-10

Tunggal putra: Lee Zii Jia (Malaysia) vs Jonatan Christie (Indonesia) 21-17, 23-21

Baca juga: Pelatih evaluasi performa ganda campuran di Kejuaraan Asia 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel