Jonathan Frizzy Serahkan Bukti Foto Kasus Dugaan KDRT

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Jonathan Frizzy jalani pemeriksaan kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terkait laporan Dhena Devanka di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (27/9/2021).

Dalam pemeriksaannya, Jonathan Frizzy yang ditemani oleh kuasa hukumnya, Sebastian, membawa barang bukti berupa foto untuk disampaikan kepada penyidik.

Foto tersebut bukti Ijonk sapaan akrabnya, mengalami luka akibat kekerasan yang dilakukan oleh istrinya, Dhena Devanka.

"Untuk bukti, saya mau sampaikan, in foto sudah beredar. Saya konfirmasi, ini salah satu yang dijadikan bukti oleh kita, baik pelapor atau pun terlapor,” kata kuasa hukum Jonathan Frizzy, Sebastian, saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Senin, (27/9/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Korban KDRT

Sang paman benarkan Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka akan bercerai. (Sumber: Instagram/ijonkfrizzy)
Sang paman benarkan Jonathan Frizzy dan Dhena Devanka akan bercerai. (Sumber: Instagram/ijonkfrizzy)

Sebastian menjelaskan, dalam perkara ini Ijonk lah yang sebenarnya korban. Namun ia malah disangkakan sebagai pelaku KDRT.

"Bahwa mas Ijonk ini adalah korban dari KDRT, bukan pelakunya," ujar Sebastian.

Bukti

Jonathan Frizzy dan istrinya Dhena Devanka saat masih akur(Foto: Instagram/@ijonkfrizzy)
Jonathan Frizzy dan istrinya Dhena Devanka saat masih akur(Foto: Instagram/@ijonkfrizzy)

Nantinya kata Sebastian, foto tersebut akan digunakan sebagai bukti dalam laporannya dan saat dirinya diperiksa sebagai terlapor.

"Ini kita pakai dua-duanya. Kita pakai dua duanya, ini kita sampaikan sebagai pelapor dan terlapor," kata Sbastian lagi.

Kejadian

Jonathan Frizzy. (Foto: Instagram @ijonkfrizzy)
Jonathan Frizzy. (Foto: Instagram @ijonkfrizzy)

Saat ditanya kapan KDRT tersebut dialami oleh Jonathan Frizzy, Sebastian belum bisa menjelaskan. Sebab saat ini masalah tersebut masih bergulir dan dalam proses penyidikan.

"Intinya, pada foto ini yang menjadi dasar laporan kita. (Barang bukti) banyak, saya enggak bisa sampaikan detailnya,” kata Sebastian.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel